PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menunjukkan komitmennya terhadap ekonomi halal Indonesia melalui program Workshop Sertifikasi Halal 2025. Program ini telah berjalan selama tiga tahun dan tahun ini dimulai di Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Kisaran, Sumatera Utara.
BCA memberikan pendampingan kepada hampir 80 UMKM di Kisaran dan sekitarnya. Mereka mendapatkan dukungan untuk memenuhi standar halal dan penerbitan sertifikat halal gratis.
BCA Dukung UMKM Raih Sertifikasi Halal
Indonesia memiliki potensi besar sebagai pusat industri halal global. UMKM, yang menyumbang 99% unit usaha di Indonesia, memegang peran krusial dalam mewujudkan potensi ini.
Workshop Sertifikasi Halal 2025 merupakan upaya BCA mendukung pemerintah memperkuat ekosistem industri halal dan memberdayakan UMKM. Program ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.
Kepala Kantor Wilayah V BCA, Iwan Santoso Narto, menekankan pentingnya program ini untuk meningkatkan daya saing UMKM baik di pasar domestik maupun internasional.
Dukungan Komprehensif dari BCA untuk UMKM
Workshop Sertifikasi Halal merupakan bagian dari program berkelanjutan BCA bernama ‘Bakti BCA’. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan skala usaha UMKM.
Selain workshop, BCA juga menanggung biaya sertifikasi halal. Para peserta juga mendapatkan berbagai penawaran menarik lainnya.
Penawaran tersebut antara lain pembukaan rekening online, aktivasi QRIS melalui aplikasi Merchant BCA, akses KUR, dan edukasi pengembangan kapasitas UMKM melalui tiga pilar: pelaku usaha, pasar dan produk, serta business model canvas.
Setelah workshop, BCA menyediakan coaching clinic dan pelatihan digital marketing online bagi UMKM. Hal ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan pemasaran mereka.
Target dan Dampak Positif Program
Program Workshop Sertifikasi Halal 2025 menargetkan penerbitan 2.000 sertifikat halal untuk UMKM di seluruh Indonesia. Pada 2023-2024, BCA telah membantu penerbitan sekitar 3.000 sertifikat.
Dengan tambahan 2.000 sertifikat pada 2025, BCA berharap dapat mendukung penerbitan total 5.000 sertifikat halal. Ini merupakan komitmen BCA terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepemilikan sertifikat halal terbukti meningkatkan omzet UMKM sekitar 8,5% menurut Kementerian Koperasi dan UKM RI. BCA berkomitmen untuk melanjutkan program ini guna mendukung daya saing UMKM.
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengatasi kendala yang dihadapi UMKM dalam mengurus sertifikasi halal. Program ini juga memastikan jangkauan yang luas ke berbagai daerah di Indonesia.
Selain workshop, BCA juga mendukung UMKM melalui berbagai program lain, seperti Pojok UMKM, BCA UMKM Fest 2024, pembinaan UMKM desa wisata, partisipasi di Trade Expo Indonesia, dan pelatihan UMKM Go Export. BCA juga membantu perluasan pasar UMKM binaan dengan potensi ekspor mencapai Rp37 miliar pada 2024.
Melalui berbagai inisiatif ini, BCA berperan aktif dalam memberdayakan UMKM Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam sektor ekonomi halal yang menjanjikan.





