Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan Selasa, 10 Juni 2025. Hal ini didasarkan pada analisis beberapa analis sekuritas, yang melihat potensi rebound pasca penutupan perdagangan Senin. Optimisme terkait pertemuan antara Amerika Serikat dan China juga turut memengaruhi sentimen positif ini.
Pergerakan IHSG akan dipengaruhi beberapa faktor. Analisis teknikal dan sentimen pasar global akan menjadi penentu utama. Rekomendasi saham juga diberikan oleh beberapa analis sebagai panduan investasi.
Prospek IHSG Hari Ini: Antara Rebound dan Koreksi
BNI Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan rebound jika mampu bertahan di atas support 7.050. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan potensi penguatan didorong oleh sentimen positif dari bursa AS dan Asia.
Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 7.000-7.050 dan resistance 7.170-7.200. Rentang tersebut menjadi acuan bagi investor dalam menentukan strategi perdagangan.
Analisis Teknikal IHSG: Pertimbangan Gelombang Koreksi
PT MNC Sekuritas memiliki pandangan yang sedikit berbeda. Analis Herditya Wicaksana melihat IHSG berada di awal gelombang (b) dari gelombang B, mengindikasikan potensi koreksi.
Herditya memprediksi potensi koreksi IHSG ke rentang 6.713-7.009. Namun, ia juga melihat peluang penguatan untuk menguji level 7.144-7.152.
Ia menetapkan level support 7.009 dan 6.945, serta resistance 7.263 dan 7.324 untuk IHSG pada Selasa pekan ini.
Rekomendasi Saham Pilihan untuk Perdagangan Selasa, 10 Juni 2025
Fanny Suherman dari BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk perdagangan hari ini. Rekomendasi tersebut didasarkan pada analisis fundamental dan teknikal.
Saham yang direkomendasikan antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Alamtri Resources Tbk (ADRO), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Trading Idea dan Analisis Lebih Lanjut
Berikut adalah trading idea yang diberikan untuk saham-saham yang direkomendasikan, termasuk area beli, cutloss, dan target harga.
- BBRI: Spec Buy di area 4.100, cutloss di bawah 4.000, target 4.170-4.200.
- CUAN: Spec Buy di 11.750-11.850, cutloss di bawah 11.525, target 11.950-12.250.
- ADRO: Spec Buy di 2.120, cutloss di bawah 2.100, target 2.170-2.240.
- AADI: Spec Buy di 6.850, cutloss di bawah 6.725, target 6.950-7.150.
- RAJA: Spec Buy di 2.620-2.670, cutloss di bawah 2.580, target 2.730-2.800.
- BREN: Buy if Break 6350, target jual 6.500-6.575. Jika belum break di atas 6.350, antri di 6.200-6.250, cutloss di bawah 6125.
Disclaimer: Informasi ini semata-mata untuk tujuan edukasi dan bukan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset dan analisis sendiri sebelum melakukan transaksi.
IHSG pada Penutupan 5 Juni 2025: Pertumbuhan Positif Jelang Libur Panjang
Sebagai gambaran, IHSG pada penutupan perdagangan Kamis, 5 Juni 2025, ditutup menguat 0,63% di posisi 7.113,42. Ini merupakan pertumbuhan positif menjelang libur panjang Idul Adha 2025.
Penguatan IHSG didorong oleh mayoritas sektor yang menghijau, terutama sektor basic, consumer siklikal, dan energi. Namun, beberapa sektor seperti kesehatan dan consumer nonsiklikal mengalami penurunan.
Perlu diingat bahwa data ini merupakan kondisi pasar pada tanggal 5 Juni 2025 dan dapat berbeda dengan kondisi pasar saat ini. Pergerakan pasar saham bersifat dinamis dan fluktuatif.
Kesimpulannya, prediksi pergerakan IHSG pada 10 Juni 2025 masih memerlukan pertimbangan yang cermat. Analisis teknikal dan fundamental, serta sentimen pasar global harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan investasi. Selalu berhati-hati dan bijak dalam berinvestasi.





