Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak perusahaannya. Pesan ini disampaikan langsung kepada CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, dalam pertemuan tertutup di Jakarta Convention Center (JCC).
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh petinggi BUMN lainnya. Prabowo meminta evaluasi komprehensif dilakukan untuk memastikan keselarasan visi dan misi seluruh entitas yang asetnya dikelola Danantara.
Evaluasi Totalitas Kinerja BUMN di Bawah Naungan Danantara
Rosan Roeslani menyampaikan arahan Presiden Prabowo untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMN. Evaluasi ini mencakup seluruh direksi dan anak perusahaan, hingga cucu dan cicit perusahaan.
Tujuannya adalah untuk memastikan kesamaan pemahaman, visi, dan misi antara Danantara dengan seluruh BUMN yang terkait. Hal ini penting untuk mencapai sinergi dan efisiensi pengelolaan aset negara.
Proses evaluasi tidak hanya melibatkan tim internal Danantara, tetapi juga melibatkan penasihat eksternal dari luar negeri. Hal ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas dan objektif.
Peningkatan Return Investasi dan Penerapan Good Governance
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan return atau keuntungan dari investasi yang dikelola Danantara. Hal ini harus diimbangi dengan penerapan prinsip good governance yang ketat.
Prioritas utama adalah akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan. Semua ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan investasi yang bertanggung jawab dan menghasilkan keuntungan optimal bagi negara.
Prabowo ingin memastikan praktik-praktik yang kurang patut dan tidak terpuji di masa lalu dihindari. Ia menginginkan pengelolaan investasi dilakukan oleh profesional yang bersih dan berintegritas tinggi.
Toleransi Nol Terhadap Korupsi
Presiden Prabowo menegaskan bahwa tidak ada toleransi untuk korupsi di Danantara. Pesan ini disampaikan dengan tegas oleh Rosan Roeslani kepada wartawan.
Komitmen untuk memberantas korupsi merupakan prioritas utama dalam pengelolaan investasi negara. Hal ini bertujuan untuk memastikan penggunaan dana negara secara efisien, efektif, dan akuntabel.
Dengan evaluasi menyeluruh dan komitmen untuk good governance, diharapkan pengelolaan investasi negara di bawah Danantara akan semakin transparan dan menghasilkan return yang optimal. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk menciptakan tata kelola yang bersih dan profesional.
Secara keseluruhan, arahan Presiden Prabowo kepada Danantara menunjukkan komitmen yang kuat terhadap reformasi dan peningkatan pengelolaan BUMN. Fokus pada evaluasi, good governance, dan pemberantasan korupsi diharapkan dapat menghasilkan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.





