Laporkan BBM Berkualitas Buruk? Pertamina Siap Bantu, Hubungi Kami!

Laporkan BBM Berkualitas Buruk? Pertamina Siap Bantu, Hubungi Kami!
Laporkan BBM Berkualitas Buruk? Pertamina Siap Bantu, Hubungi Kami!

Pertamina membuka saluran komunikasi baru untuk menerima laporan masyarakat terkait kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) dan praktik yang mencurigakan. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kanal pelaporan ini guna meningkatkan kualitas layanan dan transparansi perusahaan. Langkah ini diambil sebagai respon atas beberapa isu yang belakangan muncul.

Selain call center 135 yang sudah ada, masyarakat kini dapat menghubungi nomor pribadi Direktur Utama Pertamina. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk lebih responsif terhadap keluhan dan masukan dari publik.

Bacaan Lainnya

Saluran Pelaporan Baru Pertamina: Nomor Pribadi Direktur Utama

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, secara langsung mengumumkan nomor ponsel pribadinya, 081417081945, sebagai saluran alternatif pelaporan. Nomor ini dapat dihubungi melalui SMS.

Rencananya, nomor tersebut akan segera didaftarkan untuk dapat menerima pesan WhatsApp. Hal ini akan memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan dan Pertamina dalam meresponnya.

Masyarakat dapat melaporkan berbagai permasalahan, termasuk kualitas BBM dan dugaan kecurangan petugas Pertamina di lapangan.

Respon Pertamina Terhadap Dugaan Korupsi dan Isu Kualitas BBM

Pengungkapan dugaan korupsi di Pertamina senilai Rp193,7 triliun memicu keresahan masyarakat. Kasus ini terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada periode 2018-2023.

Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang timbul. Komitmen untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan kualitas BBM sesuai standar pemerintah ditegaskan.

Kejaksaan Agung telah menetapkan tersangka dalam kasus ini, memperkuat urgensi perbaikan sistem dan transparansi di perusahaan.

Dugaan Manipulasi RON BBM

Kasus dugaan korupsi juga menyoroti praktik blending RON 90 menjadi RON 92. Hal ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan kualitas Pertamax.

Lemigas telah melakukan uji sampel BBM Pertamina di beberapa SPBU dan TBBM Plumpang. Hasilnya, seluruh sampel bensin memenuhi spesifikasi pemerintah.

Meskipun hasil uji Lemigas menunjukkan kepatuhan terhadap standar, Pertamina tetap berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan kualitas.

Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Selama Ramadhan dan Mudik

Menjelang Ramadhan dan musim mudik, Pertamina memastikan ketersediaan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Komitmen ini penting untuk menjamin kelancaran aktivitas selama periode tersebut.

Pertamina akan terus berupaya menjalankan operasional sebaik mungkin. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran Idul Fitri bagi seluruh masyarakat.

Langkah-langkah konkret untuk memastikan ketersediaan BBM selama periode ramai ini akan diinformasikan lebih lanjut.

Pertamina telah menunjukkan komitmen untuk meningkatkan transparansi dan responsivitas terhadap masyarakat. Pembukaan saluran pelaporan baru, ditambah dengan upaya penjaminan kualitas BBM dan ketersediaan selama Ramadhan dan mudik, menunjukkan langkah nyata untuk membangun kepercayaan publik. Ke depannya, peningkatan pengawasan internal dan eksternal diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus serupa dan menjaga kualitas pelayanan. Respon cepat dan transparansi akan menjadi kunci keberhasilan upaya ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *