KAI Logistik: Raih Rekor Pengiriman Ritel 24.356 Ton April 2025

KAI Logistik: Raih Rekor Pengiriman Ritel 24.356 Ton April 2025
Sumber: Liputan6.com

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), menunjukkan kinerja positif di sektor logistik ritel. Pertumbuhan volume pengiriman barang melalui KALOG Express mencapai 9% hingga April 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kenaikan ini mengukuhkan posisi KAI Logistik sebagai pemain utama dalam pengiriman barang berbasis kereta api. Lebih lanjut, hingga Mei 2025, rata-rata volume pengiriman bulanan mencapai angka yang signifikan.

Bacaan Lainnya

Kinerja Positif KAI Logistik di Sektor Ritel

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, melaporkan bahwa hingga Mei 2025, rata-rata pengiriman bulanan mencapai 4.871 ton. Total akumulasi pengiriman mencapai 24.356 ton, meningkat dari 22.427 ton pada periode sebelumnya.

Riyanta menyatakan bahwa peningkatan ini menunjukkan respon positif masyarakat terhadap layanan KALOG Express. Hal ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap kualitas dan efisiensi layanan yang diberikan.

Komoditas yang paling banyak dikirim adalah paket umum (16.685 ton) dan sepeda motor (6.996 ton). Barang elektronik, hewan peliharaan (698 ton), dan sepeda juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan volume pengiriman.

Tren Positif Industri Logistik Nasional

Keberhasilan KAI Logistik sejalan dengan tren positif industri logistik nasional. Berdasarkan data Chain Indonesia, sektor transportasi dan pergudangan diperkirakan berkontribusi Rp1.623,65 triliun terhadap PDB Indonesia pada 2025, naik 12,53%.

Meskipun data tersebut mencakup transportasi penumpang dan barang, tren ini menunjukkan pertumbuhan sektor logistik secara keseluruhan. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan dari berbagai sektor, termasuk pengolahan, perdagangan, pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Hal ini menunjukkan potensi besar sektor logistik dalam menopang ekonomi nasional. KAI Logistik pun siap memanfaatkan peluang ini untuk terus berkembang dan meningkatkan layanannya.

Strategi Inovasi dan Efisiensi KAI Logistik

KAI Logistik menerapkan berbagai strategi untuk mempertahankan daya saingnya. Peningkatan layanan, perluasan titik layanan (service point), dan penguatan platform digital, seperti aplikasi KAI Logistik TRAX, merupakan beberapa di antaranya.

Riyanta menambahkan bahwa inovasi berkelanjutan bertujuan untuk memberikan layanan yang cepat dan mudah diakses pelanggan. Efisiensi operasional, terutama pada layanan pengiriman akhir (last-mile delivery), juga menjadi fokus perusahaan.

Optimalisasi rute dan pemanfaatan teknologi membantu menekan biaya tanpa mengorbankan kualitas. Strategi ini sejalan dengan temuan studi Sutandi dkk. (2021) yang menekankan pentingnya efisiensi pada tahap last-mile delivery dalam operasional logistik.

KAI Logistik juga mengembangkan program kemitraan “Gerai” sebagai titik layanan atau dropping point. Sistem ini memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi distribusi, dengan mitra yang berfokus pada penerimaan barang dari pelanggan.

Ke depannya, KAI Logistik akan fokus pada pengembangan layanan cold chain logistics. Ini meliputi penyediaan cold storage dan kendaraan berpendingin untuk pengiriman produk yang memerlukan suhu stabil, seperti makanan segar dan farmasi.

Perusahaan juga berencana menambah titik layanan di berbagai wilayah, berdasarkan potensi komoditas di masing-masing daerah. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran KAI Logistik dalam industri logistik nasional.

Dengan berbagai inovasi dan strategi efisiensi yang diterapkan, KAI Logistik optimistis dapat terus berkembang dan menjadi penyedia layanan logistik yang handal dan terpercaya di Indonesia. Pertumbuhan ini tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian nasional secara keseluruhan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *