Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa, 10 Juni 2025, dengan penguatan. Kenaikan ini sejalan dengan tren positif di bursa saham Asia Pasifik. IHSG dibuka pada level 7.136,86, meningkat dari penutupan sebelumnya di angka 7.113,42.
Penguatan IHSG terus berlanjut hingga pukul 09.10 WIB. Pada waktu tersebut, IHSG tercatat menguat 0,76 persen atau 52,50 poin, mencapai posisi 7.166,01. Indeks LQ45 juga menunjukkan kinerja positif, naik 0,66 persen ke level 806,78.
IHSG Menguat, Didorong Kinerja Positif Sektor Teknologi dan Energi
Seluruh indeks saham acuan berada di zona hijau. Pada awal perdagangan, IHSG mencapai titik tertinggi di 7.185,63 dan terendah di 7.133,37. Tercatat 269 saham mengalami penguatan, sementara 173 saham melemah dan 210 saham stagnan.
Total frekuensi perdagangan mencapai 158.377 kali, dengan volume 2,3 miliar saham dan nilai transaksi harian Rp 3,3 triliun. Nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 16.272.
Sektor teknologi menjadi pendorong utama penguatan IHSG. Sektor ini mencatatkan kenaikan terbesar, yakni 2,09 persen. Sektor energi juga berkontribusi positif dengan kenaikan 1,68 persen. Sektor infrastruktur turut mengalami penguatan sebesar 1,12 persen.
Analisis IHSG: Potensi Koreksi dan Target Pergerakan
Herditya Wicaksana, analis PT MNC Sekuritas, memprediksi IHSG berada pada awal wave (b) dari wave B. Hal ini mengindikasikan potensi koreksi lanjutan ke rentang 6.713-7.009.
Meskipun demikian, Herditya juga melihat peluang penguatan IHSG untuk menguji level 7.144-7.152. Ia menetapkan level support di 7.009 dan 6.945, serta level resistance di 7.263 dan 7.324 untuk perdagangan Selasa pekan ini.
Trading Idea dan Pergerakan Bursa Saham Asia Pasifik
Berikut beberapa rekomendasi saham untuk trading hari ini: BBRI (beli di 4.100, cutloss di bawah 4.000, target 4.170-4.200), CUAN (beli di 11.750-11.850, cutloss di bawah 11.525, target 11.950-12.250), ADRO (beli di 2.120, cutloss di bawah 2.100, target 2.170-2.240), AADI (beli di 6.850, cutloss di bawah 6.725, target 6.950-7.150), RAJA (beli di 2.620-2.670, cutloss di bawah 2.580, target 2.730-2.800), dan BREN (beli jika menembus 6350, target jual 6.500-6.575; jika belum tembus 6350, antri di 6.200-6.250, cutloss di bawah 6125).
Bursa saham Asia Pasifik juga menunjukkan kinerja positif. Investor di kawasan ini menantikan hasil pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang berlangsung di London. Pembicaraan tersebut melibatkan pejabat tinggi dari kedua negara.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,51 persen, sementara Topix naik 0,3 persen. Kospi Korea Selatan meningkat 0,32 persen, dan Kosdaq naik 0,28 persen. S&P/ASX 200 Australia juga menguat 0,39 persen. Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong menunjukkan potensi pembukaan yang sedikit lebih lemah.
Secara keseluruhan, IHSG menunjukkan kinerja positif yang didukung oleh penguatan di pasar Asia dan kinerja sektor teknologi dan energi domestik. Meskipun demikian, potensi koreksi tetap perlu diwaspadai, sesuai dengan analisis dari PT MNC Sekuritas. Investor disarankan untuk memantau perkembangan pasar dan melakukan diversifikasi investasi.





