Kepolisian Restabes Medan berhasil mengungkap 61 kasus pencurian selama bulan April 2025. Jenis pencurian yang terungkap beragam, mulai dari pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, hingga pencurian kendaraan bermotor.
Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan, Sumatera Utara.
Rincian Kasus Pencurian di Medan
Dari 61 kasus yang berhasil diungkap, terdapat 5 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 40 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), dan 16 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers pada Senin, 5 Mei 2025.
Tersangka dan Barang Bukti
Sebanyak 72 tersangka berhasil diamankan dalam operasi pengungkapan kasus pencurian ini.
Rinciannya, 7 tersangka terlibat dalam kasus curas, 46 tersangka dalam kasus curat, dan 19 tersangka dalam kasus curanmor.
Berbagai barang bukti berhasil disita, termasuk sepeda motor, linggis, parang, kunci T, tang, pisau, dan celurit.
Beberapa barang bukti merupakan hasil kejahatan yang berhasil diamankan, sementara yang lainnya merupakan alat yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya.
Modus Operandi Para Pelaku
Modus operandi para pelaku beragam, mulai dari perampasan dengan menggunakan senjata tajam hingga penggunaan kunci T untuk membobol kendaraan atau properti.
Polisi mencatat beberapa tersangka merupakan residivis atau pelaku kejahatan berulang.
Langkah-langkah Kepolisian Selanjutnya
Polisi mengembalikan 3 unit sepeda motor yang telah dicuri kepada pemiliknya.
Kapolrestabes Medan menekankan perlunya tindakan represif yang lebih keras terhadap pelaku curas, terutama yang menyasar kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, dan mereka yang tengah bekerja untuk menghidupi keluarga.
Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan upaya pencegahan kejahatan di Kota Medan.
Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dengan pengungkapan kasus pencurian ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.
Peningkatan kewaspadaan masyarakat juga penting dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan.
Keberhasilan pengungkapan kasus pencurian ini menjadi bukti keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas kejahatan di Kota Medan. Semoga ke depannya, angka kejahatan khususnya pencurian dapat ditekan lebih rendah lagi.





