Taman Safari Dituduh Eksploitasi Eks Pemain Sirkus OCI, Minta Ganti Rugi Rp 3,5 Miliar
Taman Safari Indonesia (TSI) tengah menghadapi tuntutan ganti rugi dari mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI). Komisaris TSI, Tony Sumampouw, membenarkan hal tersebut.
Somasi Beruntun dan Tuntutan Ganti Rugi yang Meningkat
TSI telah menerima dua somasi dari mantan pemain sirkus OCI melalui kuasa hukum yang berbeda. Somasi pertama menuntut ganti rugi sebesar Rp 1,5 miliar.
Somasi kedua menaikkan tuntutan ganti rugi menjadi Rp 3,5 miliar. Tony Sumampouw mengaku menerima somasi tersebut sekitar bulan Oktober atau Januari.
Bantahan TSI dan Kasus Lawas yang Kembali Muncul
Tony Sumampouw membantah keras tudingan eksploitasi terhadap mantan pemain sirkus OCI. Ia menyatakan, pada tahun 1997 pernah ada laporan serupa, namun masalah tersebut telah diselesaikan.
Ia mengaku heran kasus ini kembali muncul. TSI berencana melakukan klarifikasi atas tudingan tersebut.
Klarifikasi dan Investigasi Lebih Lanjut
Pihak TSI menegaskan tidak ada eksploitasi yang terjadi. Mereka berencana memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan polemik yang sedang terjadi. Proses klarifikasi akan melibatkan semua pihak terkait.
KemenHAM Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran HAM
Kementerian Hukum dan HAM (KemenHAM) telah menerima aduan dari mantan pemain sirkus OCI terkait dugaan kekerasan, pelecehan, dan perbudakan. Wamen HAM Mugiyanto menerima audiensi dengan para korban pada Selasa (15/4).
Para korban, yang semuanya perempuan, mengaku mengalami pelanggaran HAM selama bekerja di sirkus tersebut puluhan tahun lalu. KemenHAM berencana memanggil pihak Taman Safari untuk dimintai keterangan dan menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
Langkah KemenHAM Mendengar Keterangan Kedua Belah Pihak
KemenHAM akan memanggil kedua belah pihak, baik mantan pemain sirkus maupun pihak Taman Safari, untuk mendengarkan keterangannya. Tujuannya adalah untuk mengambil langkah yang tepat dalam pemenuhan hak korban dan mencegah kejadian serupa terulang.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban dan memastikan transparansi dalam proses penyelidikan. Hasil penyelidikan akan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil oleh KemenHAM.
Kesimpulannya, kasus dugaan eksploitasi mantan pemain sirkus OCI oleh Taman Safari Indonesia tengah menjadi sorotan. Baik TSI maupun KemenHAM akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Proses klarifikasi dan investigasi yang transparan sangat penting untuk menyelesaikan masalah ini.





