Fatma Gus Ipul: Uluran Tangan untuk Anak Penderita Penyakit Langka

Kementerian Sosial (Kemensos) menunjukkan komitmennya dalam mendukung anak-anak penyandang penyakit langka melalui kegiatan Sarasehan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas – Indonesia Rare Disorder (IRD).

Dukungan Komprehensif Kemensos untuk Anak-Anak dengan Penyakit Langka

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf dan Intan Agus Jabo Priyono, turut hadir menyapa langsung anak-anak tersebut. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dan meningkatkan kepedulian.

Bacaan Lainnya

Fatma Saifullah Yusuf menekankan pentingnya kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk pengembangan layanan bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat hidup sehat, produktif, mandiri, dan bermartabat.

Layanan Rehabilitasi Sosial dan Bantuan Langsung

Sarasehan ini menjadi wadah dialog antara keluarga penyandang penyakit langka dengan pemerintah dan publik. Acara ini meningkatkan kesadaran akan kebutuhan kelompok rentan ini.

Kemensos memberikan layanan rehabilitasi sosial dan bantuan langsung kepada 50 anak IRD dan keluarga mereka. Layanan ini mencakup terapi wicara, okupasi, perilaku, fisioterapi, konsultasi psikologi, dan gizi.

Bantuan Alat Bantu Adaptif

Sebanyak 25 anak menerima alat bantu adaptif, seperti kursi roda, standing frame, alat bantu jalan, dan alat komunikasi AAC (Augmentative and Alternative Communication). Pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek gula darah, kolesterol, dan asam urat juga tersedia.

Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) menyalurkan bantuan senilai Rp 112,5 juta berupa kursi roda, alat bantu jalan, standing frame, dan alat komunikasi AAC.

Pameran Karya Penyandang Disabilitas

Suasana sarasehan semakin meriah dengan pameran karya pemberdayaan penyandang disabilitas dari berbagai sentra Kemensos. Lukisan, kerudung bordir, batik, aksesori bunga, dan keset buatan tangan dipamerkan.

Pameran ini menunjukkan potensi dan kreativitas penyandang disabilitas, sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan dari sentra milik Kemensos.

Dukungan Multisektoral untuk Kesejahteraan Holistik

Perwakilan IRD, Herning, menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan acara tersebut dan layanan yang diberikan. Ia terkesan dengan fasilitas dan layanan yang diberikan.

Acara ini juga menghadirkan talkshow dan diskusi interaktif dengan narasumber dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dokter spesialis gizi, dan komunitas IRD. Orang tua juga mendapat sesi konsultasi dan edukasi.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan, Imran Pambudi, menekankan pentingnya perhatian holistik terhadap tumbuh kembang anak dengan penyakit langka, termasuk dukungan psikososial bagi orang tua.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemberian bantuan, tetapi juga sebuah upaya membangun sinergi dan kesadaran bersama untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak penyandang penyakit langka di Indonesia. Komitmen berkelanjutan dari berbagai pihak sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *