Depok Bentuk KPAD: ASN & Tokoh Masyarakat Jadi Komisioner?

Kota Depok, Jawa Barat, tengah berupaya meningkatkan perlindungan anak dari kekerasan. Tingginya angka kekerasan anak mendorong pemerintah setempat untuk mengambil langkah konkret.

Pembentukan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Depok

Wali Kota Depok, Supian Suri, mengumumkan rencana pembentukan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Depok. Hal ini dilakukan setelah pertemuan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Bacaan Lainnya

Kehadiran KPAD diharapkan dapat mempercepat upaya perlindungan anak dan pengawasan terhadap kasus kekerasan. Pembentukan KPAD merupakan wujud komitmen Pemkot Depok dalam melindungi hak-hak anak.

Proses Pembentukan KPAD

Pemkot Depok akan berkoordinasi dengan KPAI untuk melakukan kajian dan menentukan komisioner KPAD. Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur pemerhati anak dan pemangku kepentingan lainnya.

Proses seleksi komisioner KPAD akan melibatkan unsur pemerhati anak, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dunia usaha. Tujuannya adalah membentuk KPAD yang representatif dan efektif.

Upaya Pencegahan Kekerasan Anak di Depok

Pemkot Depok telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi anak dari kekerasan. Upaya-upaya ini diharapkan dapat menekan angka kekerasan terhadap anak di Kota Depok.

Walikota Supian Suri berharap pembentukan KPAD dapat mengurangi kasus kekerasan anak. Ia menekankan pentingnya ikhtiar bersama untuk melindungi hak-hak anak di Kota Depok.

Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Depok

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok berperan aktif dalam pembentukan KPAD. Mereka akan berkoordinasi dengan bagian hukum Setda Depok dan KPAI dalam proses ini.

Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari, menjelaskan keterlibatan berbagai pihak dalam proses seleksi komisioner KPAD. Tujuannya adalah untuk memastikan KPAD dapat menjalankan fungsinya secara optimal.

Pembentukan KPAD Kota Depok menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam melindungi anak dari kekerasan. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak di Depok. Keberhasilan upaya ini akan bergantung pada komitmen dan kerjasama semua pihak dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan anak secara efektif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *