1.500 Peserta Magang RI: Pesan Menaker Jelang Keberangkatan Luar Negeri

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melepas 1.500 peserta magang ke luar negeri. Pelepasan ini diselenggarakan oleh PT Megapolis Manunggal Industrial Development (MMID).

Pesan Menaker untuk Peserta Magang

Menaker Yassierli berpesan agar peserta magang memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ia mendorong mereka untuk mengembangkan diri dan memperluas wawasan selama di luar negeri.

Bacaan Lainnya

Menaker menekankan pentingnya memiliki “growth mindset”. Hal ini berarti berani belajar hal baru, mengeksplorasi, dan tidak takut salah.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga nama baik Indonesia. Peserta merupakan duta bangsa di negara tempat mereka magang.

Program Magang Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan

Program magang luar negeri merupakan program strategis Kementerian Ketenagakerjaan. Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

Program ini dijalankan melalui berbagai jalur. Baik melalui Balai Latihan Kerja (BLK), lembaga pelatihan kerja, maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Jalur Rekrutmen Peserta Magang

Peserta dapat langsung dikirim dari SMK. Atau, mereka bisa mengikuti pelatihan di BLK atau lembaga pelatihan kerja terlebih dahulu sebelum diberangkatkan.

Semua jalur ini berfokus pada pengembangan kompetensi melalui pengalaman magang di luar negeri.

Opsi Karier Setelah Magang

Setelah menyelesaikan program magang, peserta memiliki dua pilihan karier. Mereka dapat kembali ke Indonesia dan mengimplementasikan pengalaman mereka.

Alternatif lain, peserta dapat melanjutkan karier sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pilihan ini tergantung pada minat dan kesempatan yang tersedia.

Pelepasan 1.500 peserta magang ini di Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/4/2025), menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui program magang internasional. Pengalaman internasional yang didapat para peserta diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa di masa depan. Menaker sendiri berbagi pengalamannya tinggal selama enam tahun di Amerika Serikat, menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri secara maksimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *