Uncle Roger, persona komedi kuliner Nigel Ng, kembali memberikan komentar pedasnya pada sebuah video masak selebriti chef asal Inggris, Jamie Oliver. Kali ini, sasarannya adalah resep gado-gado Indonesia buatan Oliver. Komentarnya yang kocak sekaligus tajam telah menjadi viral di media sosial, khususnya TikTok.
Dalam video TikTok yang diunggah pada Selasa, 13 Mei 2025, Nigel Ng dengan gaya khasnya mengkritik langkah-langkah Jamie Oliver dalam membuat gado-gado. Reaksi Nigel yang spontan dan penuh ekspresi menarik perhatian banyak netizen.
Resep Gado-Gado ala Jamie Oliver: Kritik Pedas Uncle Roger
Nigel Ng langsung dibuat heran ketika melihat Jamie Oliver menggunakan selai kacang sebagai bahan dasar bumbu kacang. Padahal, menurut Nigel, bumbu kacang gado-gado yang autentik dibuat dari kacang tanah yang digoreng dan dihaluskan, bukan selai kacang instan.
Ia menekankan perbedaan rasa yang signifikan akibat proses penggorengan kacang tanah yang tidak dilakukan Oliver. Hal ini menurutnya menghilangkan cita rasa khas bumbu kacang gado-gado.
Keheranan Nigel berlanjut saat melihat penambahan kecap asin (soy sauce) ke dalam bumbu. Ini menurutnya merupakan kesalahan besar dalam resep gado-gado.
Penilaian Positif dan Negatif Terhadap Resep Jamie Oliver
Meskipun demikian, ada beberapa langkah Jamie Oliver yang mendapatkan apresiasi dari Uncle Roger. Penggunaan gula merah dan irisan cabai dianggapnya tepat dan sesuai dengan resep asli.
Namun, penambahan minyak zaitun kembali memicu reaksi keras dari Nigel. Minyak zaitun, baginya, sama sekali tidak sesuai dengan cita rasa gado-gado.
Penggunaan blender untuk menghaluskan bumbu kacang juga mendapat kritik. Menurut Nigel, cara tersebut membuat bumbu kacang menjadi terlalu encer dan tidak menempel dengan baik pada bahan-bahan gado-gado.
Gado-Gado dalam Perspektif Kuliner Internasional
Selain mengomentari proses pembuatan gado-gado, Nigel juga menyoroti penggunaan tahu yang menurutnya kurang tepat. Meski demikian, ia memuji langkah menggoreng tahu tersebut. Ia juga menyetujui penggunaan kentang dan telur rebus sebagai pelengkap.
Kritik terakhir Nigel ditujukan pada cara Oliver menghancurkan tahu sebelum disajikan. Ia menjelaskan bahwa semua bahan gado-gado sebaiknya direbus, bukan dihancurkan mentah. Jika mentah, menurutnya, sajian tersebut akan menjadi karedok, bukan gado-gado.
Menariknya, meski dengan resep yang menurut Uncle Roger kurang tepat, Jamie Oliver tetap menikmati gado-gado buatannya, memuji teksturnya yang beragam. Gado-gado sendiri semakin dikenal dunia, bahkan masuk daftar Salad Terlezat di Asia Tenggara versi TasteAtlas beberapa waktu lalu.
TasteAtlas menempatkan pecel di peringkat ke-7, ketoprak di peringkat ke-11, dan gado-gado di peringkat ke-25 sebagai salad terenak di Asia Tenggara. Ketiganya dinilai berdasarkan rasa, bahan, dan popularitasnya.
TasteAtlas mencatat bahwa pecel seringkali disebut sebagai salad, karena kombinasi saus kacang dan sayurannya. Sedangkan ketoprak digambarkan sebagai salad tahu, dan gado-gado sebagai salad campur khas Indonesia.
Perbedaan penggunaan kacang tanah dan kacang mede dalam bumbu gado-gado juga dijelaskan TasteAtlas. Meskipun kacang mede adalah bahan tradisional, kacang tanah lebih sering digunakan karena lebih murah dan mudah didapat.
Popularitas gado-gado sebagai hidangan kaki lima yang sudah ada sejak abad ke-16 juga turut diulas dalam deskripsi TasteAtlas. Hal ini menunjukkan kepopuleran gado-gado telah merambah pasar internasional.
Kesimpulannya, video reaksi Uncle Roger terhadap resep gado-gado Jamie Oliver menyoroti perbedaan pengetahuan dan preferensi rasa dalam kuliner. Meskipun ada perbedaan pendapat, hal ini justru menjadi pembicaraan menarik yang mempromosikan gado-gado sebagai salah satu kuliner Indonesia yang mendunia. Kritik Uncle Roger yang tajam namun menghibur mampu mengundang diskusi dan apresiasi terhadap kekayaan kuliner Indonesia.




