Kopi Sumatera: Rahasia Starbucks, Mendunia dari 40% Gerainya

Kopi Sumatera: Rahasia Starbucks, Mendunia dari 40% Gerainya
Kopi Sumatera: Rahasia Starbucks, Mendunia dari 40% Gerainya

Starbucks Indonesia merayakan ulang tahunnya yang ke-23 dengan tema “Indonesia’s Pride, Going World Wide”. Acara perayaan yang meriah diadakan di Lippo Mal Nusantara, Jakarta Pusat, pada Rabu, 14 Mei 2025. Perjalanan Starbucks di Indonesia dimulai pada Mei 2002 di Plaza Indonesia, dan kini telah berkembang pesat dengan lebih dari 600 gerai di seluruh Nusantara.

Perayaan tersebut juga menandai peluncuran inovasi terbaru Starbucks Indonesia. Terdapat menu minuman baru yang unik dan lezat, hasil kreasi barista andalan mereka.

Bacaan Lainnya

Menu Baru: Perpaduan Cita Rasa Lokal dan Internasional

Starbucks Indonesia meluncurkan “Ice Pandan Coconut Latte with Double Shot”, minuman yang terinspirasi dari minuman tradisional Indonesia, dawet. Kreasi ini merupakan buah karya Barista Gorgeous Lord Emmanuel, yang menggabungkan kopi Sumatera dengan cita rasa pandan, santan, dan gula merah.

Jojor Sabella Ignasia, Head of Marketing and Communication PT Sari Coffee Indonesia, menjelaskan bahwa minuman ini dirancang untuk menciptakan rasa hangat, koneksi, dan kegembiraan. Sentuhan pandan dan taburan gula merah serta santan menambah cita rasa khas Indonesia.

Kopi Indonesia Mendunia: Dari Aceh hingga NTT

Starbucks Indonesia turut mempromosikan keunggulan kopi Indonesia dalam acara perayaan tersebut. Tidak hanya kopi Sumatera, Starbucks juga menggunakan biji kopi berkualitas tinggi dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Liryawati, Chief Operations Officer PT Sari Coffee Indonesia, menyatakan kebanggaannya atas kualitas kopi Indonesia yang telah diakui dunia. Kopi Sumatera, misalnya, telah hadir di lebih dari 40.000 gerai Starbucks di berbagai negara.

Starbucks berkomitmen untuk mendukung para petani kopi lokal. CEO PT Sari Coffee Indonesia, Anthony McEvoy, menjelaskan bahwa perusahaan memberikan pelatihan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas panen. Sejak 2017, lebih dari setengah juta bibit pohon kopi telah disalurkan kepada petani di Sumatera dan Jawa Barat.

Keunggulan Kopi Sumatera: Rasa yang Kuat dan Seimbang

Kopi Sumatera menjadi salah satu andalan Starbucks, digunakan di sekitar 40 persen gerainya di seluruh dunia. Mirza Luqman Effendy, Senior Division Manager Learning and Development PT Sari Coffee Indonesia, menjelaskan alasan popularitas kopi ini.

Berbeda dengan banyak kopi lain yang cenderung asam, kopi Sumatera memiliki rasa pahit yang kuat dan seimbang. Karakter rasa ini membuatnya cocok dipadukan dengan berbagai bahan tambahan, seperti gula dan susu, tanpa menghilangkan cita rasa asli kopinya.

Mirza menambahkan, kopi Sumatera memiliki konsistensi rasa yang tetap baik, bahkan saat disajikan dingin. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri yang membuatnya digemari di banyak negara.

Starbucks Indonesia juga berperan aktif dalam meningkatkan standar kompetensi barista di Indonesia. Mereka menyediakan program pelatihan barista dan kursus privat tentang kopi bagi pelanggan.

Sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap kopi Indonesia, Starbucks mengadakan program *coffee tasting* gratis setiap tanggal 17 di semua gerainya. Perusahaan juga akan berpartisipasi dalam pameran World of Coffee di Jakarta Convention Center (JCC) pada 15-17 Mei 2025.

Indonesia menjadi salah satu eksportir kopi arabika terbesar di dunia, berkontribusi sekitar 15-20 persen terhadap pasokan kopi di gerai-gerai Starbucks global. Dengan komitmen terhadap kualitas dan dukungan terhadap petani lokal, Starbucks Indonesia terus berkontribusi dalam mengangkat nama kopi Indonesia ke panggung dunia. Ulang tahun ke-23 ini menjadi bukti nyata perjalanan panjang dan keberhasilan Starbucks dalam menghadirkan cita rasa kopi Indonesia yang berkualitas tinggi kepada penikmat kopi di seluruh dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *