Misteri Pendaki Hilang Gunung Binaiya: Pencarian Dihentikan Sementara

Misteri Pendaki Hilang Gunung Binaiya: Pencarian Dihentikan Sementara
Misteri Pendaki Hilang Gunung Binaiya: Pencarian Dihentikan Sementara

Petualangan Firdaus Ahmad Fauji (27) di Gunung Binaiya, Maluku Tengah, berakhir tragis. Setelah tujuh hari pencarian intensif, Balai Taman Nasional (TN) Manusela resmi menghentikan operasi pencarian pendaki yang hilang sejak Sabtu, 26 April 2025.

Keputusan ini diambil setelah berbagai upaya pencarian tak membuahkan hasil, meski sempat ditemukan jejak yang diduga milik Firdaus. Penutupan sementara jalur pendakian Gunung Binaiya juga diberlakukan.

Bacaan Lainnya

Pencarian Intensif Selama Tujuh Hari

Tim gabungan dari Balai TN Manusela, Basarnas, kepolisian, dan relawan telah bekerja keras selama tujuh hari.

Pencarian dilakukan melalui tiga metode utama: penyisiran jalur pendakian, ritual adat setempat, dan pemanfaatan drone thermal.

Kepala Balai TN Manusela, Deny Rahadi, menyatakan bahwa upaya maksimal telah dilakukan, namun keberadaan Firdaus tetap tak ditemukan hingga Minggu lalu.

Sesuai SOP Basarnas, pencarian akhirnya dihentikan. Evaluasi teknis akan dilakukan untuk meninjau sumber daya yang telah digunakan.

Jejak Misterius di Gunung Binaiya

Sepanjang pencarian, tim menemukan beberapa petunjuk, meski tidak cukup untuk menemukan Firdaus.

Jejak sepatu ditemukan dekat Kali Yala, sementara puntung rokok ditemukan dekat Kali Yahe pada Jumat, 2 Mei 2025.

Kedua temuan ini di hari ketujuh pencarian, telah dikonfirmasi kepada keluarga Firdaus. Keluarga membenarkan puntung rokok tersebut milik Firdaus.

Penutupan Jalur Pendakian Gunung Binaiya

Menyusul insiden ini, Balai TN Manusela menutup jalur pendakian Gunung Binaiya.

Penutupan berlangsung selama 13 hari, dari 29 April hingga 13 Mei 2025. Aktivitas pendakian selama periode ini dianggap ilegal dan akan dikenai sanksi.

Firdaus terpisah dari rombongannya sekitar pukul 17.30 WIT pada Sabtu, 26 April 2025, di jalur pendakian Nasapeha, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah.

Kejadian ini menyoroti pentingnya persiapan dan keselamatan dalam aktivitas pendakian gunung. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para pendaki lainnya.

Meskipun pencarian telah dihentikan, misteri hilangnya Firdaus di Gunung Binaiya masih meninggalkan pertanyaan. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi situasi ini. Semoga kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya selalu memprioritaskan keselamatan dalam kegiatan outdoor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *