Pemadaman Listrik Lumpuhkan Bandara Heathrow, Ribuan Penerbangan Terdampak
Bandara Heathrow, salah satu bandara tersibuk di dunia, mengalami penutupan total pada Jumat (21/3) waktu setempat akibat pemadaman listrik besar-besaran. Kejadian ini dipicu oleh kebakaran gardu listrik terdekat yang memasok daya ke bandara.
Dampak Luas pada Perjalanan Udara
Penutupan mendadak ini berdampak signifikan pada ribuan penumpang. FlightRadar24 memperkirakan lebih dari 1.351 penerbangan terdampak, baik yang berangkat maupun menuju Heathrow.
Banyak penerbangan dibatalkan. Penerbangan yang sudah mengudara terpaksa dialihkan ke bandara lain di Inggris dan Eropa.
Jumlah penumpang yang terdampak diperkirakan mencapai puluhan ribu. Heathrow biasanya melayani hingga 291.000 penumpang setiap hari.
Situasi ini menyebabkan kepanikan dan ketidakpastian bagi para penumpang. Banyak yang harus mencari alternatif perjalanan dan akomodasi darurat.
Kesaksian Penumpang yang Terlantar
Beau Mahr, seorang wisatawan asal Iowa, Amerika Serikat, menggambarkan suasana yang awalnya penuh harap berubah menjadi menegangkan akibat penundaan tak terduga ini. Ia dan banyak penumpang lainnya harus menunggu dengan cemas.
Christine, seorang warga negara Inggris, menceritakan pengalamannya yang lebih dramatis. Ia dan sesama penumpang tertahan di landasan pacu Bandara JFK New York, siap lepas landas, ketika mendengar kabar penutupan Heathrow.
Penerbangan Christine, yang menggunakan British Airways, terpaksa membatalkan keberangkatan. Ia harus kembali ke titik keberangkatan dan kini cemas karena harus menghadiri sebuah pernikahan di Inggris pada akhir pekan.
Insiden ini menyoroti kerentanan infrastruktur penting seperti bandara terhadap gangguan listrik. Kejadian ini juga menjadi pelajaran penting tentang perlunya rencana kontijensi yang komprehensif untuk meminimalisir dampak gangguan operasional skala besar.
Pihak berwenang Heathrow belum merilis pernyataan resmi mengenai estimasi waktu pemulihan operasional bandara. Para penumpang yang terdampak disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari maskapai penerbangan masing-masing. Semoga bandara dapat beroperasi normal kembali secepatnya dan meminimalisir kerugian lebih lanjut.





