Fenomena alam selalu menarik perhatian, terutama yang langka dan terjadi di tempat-tempat ikonik. Salah satu fenomena tersebut adalah embun upas, embun yang membeku, yang kembali muncul di Gunung Semeru, Jawa Timur. Kejadian ini menarik banyak wisatawan yang ingin menyaksikan dan mengabadikan keindahannya.
Embun Upas di Gunung Semeru: Pesona Dingin Juli
Fenomena embun upas atau embun salju di lereng Gunung Semeru, khususnya di Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang, kembali terjadi pada Juli 2022. Suhu udara yang sangat dingin, mendekati 0 derajat Celcius, menjadi penyebab utama terbentuknya kristal-kristal es ini. Kejadian ini bukan hal yang baru; embun upas kerap muncul di bulan Juli hingga September.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, menjelaskan bahwa fenomena ini menarik minat banyak wisatawan. Mereka datang untuk menyaksikan dan memotret keindahan embun upas yang menyelimuti vegetasi di sekitar Danau Ranupani dan Ranu Regulo.
Ketinggian Desa Ranupani, sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut, turut berkontribusi pada terbentuknya embun upas. Udara dingin di ketinggian ini membekukan embun pagi, menciptakan pemandangan yang menakjubkan.
Waktu Terbaik Melihat Embun Upas
Bagi Anda yang ingin menyaksikan keindahan embun upas, waktu terbaik adalah sebelum matahari terbit, sekitar pukul 05.00 WIB. Pada saat itu, kristal-kristal es masih terlihat jelas menempel di dedaunan dan permukaan tanah.
Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk melihat pemandangan seperti salju menyelimuti alam. Desa Ranupani menawarkan pengalaman yang sama, bahkan lebih dekat dan mudah diakses.
Suhu yang sangat dingin menuntut persiapan yang matang bagi para pengunjung. Pakaian hangat, termasuk jaket tebal, sarung tangan, dan topi, sangat dianjurkan.
Gunung Semeru dan Status Aktivitasnya
Meskipun fenomena alam ini menarik, penting untuk diingat bahwa Gunung Semeru masih berstatus siaga (level III) menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Jalur pendakian ke puncak gunung masih ditutup untuk umum.
Status siaga ini menandakan potensi bahaya erupsi masih tinggi. Oleh karena itu, pengunjung diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Penting untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak mendekati kawah atau area berbahaya di sekitar gunung.
Keindahan embun upas di Gunung Semeru menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Namun, keamanan dan kepatuhan terhadap peraturan setempat harus tetap diprioritaskan. Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan risiko, pengalaman menyaksikan fenomena alam langka ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang berencana mengunjungi Desa Ranupani dan menyaksikan keindahan embun upas. Tetap utamakan keselamatan dan patuhi semua peraturan yang berlaku.





