Dramatis! Turis Malaysia Jatuh, Evakuasi Darurat Gunung Rinjani

Dramatis! Turis Malaysia Jatuh, Evakuasi Darurat Gunung Rinjani
Dramatis! Turis Malaysia Jatuh, Evakuasi Darurat Gunung Rinjani

Seorang turis asal Malaysia mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Insiden ini terjadi pada Sabtu, 3 Mei 2025, saat korban, yang berinisial RAG, sedang menuruni gunung melalui jalur Torean.

RAG dilaporkan tergelincir di awal kawasan Banyu Urip. Saat ini, tim SAR tengah melakukan proses evakuasi untuk menyelamatkan korban.

Bacaan Lainnya

Evakuasi Turis Malaysia di Gunung Rinjani

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Yarman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa turis asal Malaysia tersebut memang mengalami kecelakaan di Gunung Rinjani.

Proses evakuasi masih berlangsung, sehingga informasi detail mengenai kondisi terkini RAG belum dapat dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

Yarman menambahkan bahwa tim SAR dan Basarnas Mataram yang bertanggung jawab atas operasi penyelamatan.

Pihak TNGR masih menunggu laporan lengkap dari tim evakuasi untuk mengetahui kondisi terkini korban.

Kronologi Pendakian dan Kecelakaan

RAG dan rombongannya, yang berjumlah 24 orang, memulai pendakian dari pintu masuk Sembalun pada Kamis, 1 Mei 2025.

Mereka berencana turun melalui jalur Torean, namun nahas menimpa RAG di awal kawasan Banyu Urip.

Rombongan tersebut naik secara bersamaan melalui pintu Sembalun dan seharusnya turun melalui jalur Torean.

Insiden Kecelakaan Pendaki Asing di Gunung Rinjani

Sayangnya, ini bukan kali pertama pendaki asing mengalami kecelakaan di Gunung Rinjani.

Pada Sabtu, 27 April 2025, seorang wisatawan Malaysia lainnya, Chuah Uei Chyi (52 tahun), mengalami patah kaki dan luka-luka saat menuju puncak gunung.

Kedua insiden ini menyoroti pentingnya persiapan yang matang dan kewaspadaan ekstra bagi para pendaki, terutama di medan yang menantang seperti Gunung Rinjani.

Pihak TNGR kemungkinan akan memperketat pengawasan dan memberikan imbauan lebih intensif kepada para pendaki untuk meminimalisir risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.

Kejadian ini juga menjadi pengingat betapa pentingnya mengikuti panduan keselamatan pendakian dan mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum memulai pendakian di Gunung Rinjani.

Semoga RAG segera mendapatkan pertolongan dan evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pendaki untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan mempersiapkan diri dengan matang sebelum memulai pendakian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *