Kartu grafis AMD Radeon RX 9070 dan 9070 XT yang diluncurkan awal Maret 2025 langsung menjadi rebutan. Tingginya permintaan membuat stok di pasaran menipis dan harga melambung.
AMD sendiri mengaku terkejut dengan besarnya permintaan. RX 9070 dijual dengan harga USD 549, sementara RX 9070 XT dibanderol USD 599.
Harga Melonjak Tajam, Stok Langka
Di situs penjualan online seperti Newegg, RX 9070 XT yang seharusnya dijual USD 599, kini dihargai hingga USD 859. Ironisnya, meskipun harga tinggi, stok tetap ludes terjual.
Situasi serupa terjadi pada RX 9070. Hanya beberapa unit yang dijual dengan harga resmi AMD, itupun langsung habis terjual.
Kondisi ini bertolak belakang dengan janji AMD soal ketersediaan yang luas. Perusahaan mengaku tidak mengantisipasi tingginya permintaan tersebut.
AMD Akui Ketidakmampuan Memenuhi Permintaan
David McAfee, Wakil Presiden AMD dan GM untuk Client Channel Business, mengakui tingginya permintaan yang “sangat, sangat, sangat kuat” secara global.
McAfee menegaskan AMD berupaya meningkatkan pasokan Navi 48, komponen utama kedua kartu grafis tersebut. Permintaan yang meledak di luar perkiraan terjadi di semua segmen harga RDNA 4.
AMD berkomitmen untuk memastikan konsumen bisa mendapatkan kartu grafis dengan harga yang diharapkan. Mereka berupaya keras untuk meningkatkan produksi dan distribusi.
Namun, perlu dicatat bahwa AMD tidak memproduksi kartu grafis referensi untuk 9070 dan 9070 XT. Semua produksi dikerjakan mitra AMD, dan ketersediaan komponen menjadi tantangan utama.
Kejadian ini menyoroti tantangan dalam memenuhi permintaan pasar yang tinggi, terutama untuk produk teknologi dengan inovasi terbaru. Ke depannya, perencanaan dan manajemen rantai pasokan yang lebih akurat menjadi kunci keberhasilan industri ini.





