Planet Kesembilan Ditemukan? Kandidat Pengganti Pluto Muncul

Planet Kesembilan Ditemukan? Kandidat Pengganti Pluto Muncul
Planet Kesembilan Ditemukan? Kandidat Pengganti Pluto Muncul

Para ilmuwan mungkin telah menemukan kandidat terbaik untuk menggantikan Pluto sebagai planet kesembilan di Tata Surya kita. Bukti awal muncul pada tahun 2016, ketika dua astronom di Caltech menunjukkan bahwa enam objek di luar orbit Neptunus bergerak dengan cara yang menunjukkan pengaruh gravitasi dari sebuah objek besar yang belum teridentifikasi.

Sejak saat itu, pencarian planet misterius ini terus dilakukan. Banyak astronom percaya keberadaan planet ini dapat menjelaskan beberapa anomali di Tata Surya, termasuk kemiringan orbit objek sabuk Kuiper dan objek yang mengorbit Matahari berlawanan arah dengan planet-planet raksasa.

Bacaan Lainnya

Petunjuk dari Tata Surya Lain dan Eksoplanet

NASA menjelaskan bahwa penemuan Planet Sembilan akan membuat Tata Surya kita tampak lebih “normal”.

Survei terhadap planet-planet di galaksi kita menunjukkan bahwa planet-planet bertipe “super Bumi” (lebih besar dari Bumi, tetapi lebih kecil dari Neptunus) adalah yang paling umum.

Namun, jenis planet ini tidak ada di Tata Surya kita. Planet Sembilan, jika ada, akan mengisi celah ini.

Tantangan Menemukan Planet Sembilan

Meskipun kita telah menemukan ribuan eksoplanet, menemukan planet baru di Tata Surya kita sendiri terbukti sangat sulit.

Planet Sembilan, jika memang ada, diperkirakan berada jauh di luar orbit Neptunus, sekitar 500-700 unit astronomi (AU) dari Matahari. Satu AU adalah jarak antara Bumi dan Matahari.

Pada jarak sejauh itu, bahkan jika planet tersebut berukuran besar, cahaya Matahari yang dipantulkannya akan sangat redup sehingga sulit dideteksi dari Bumi.

Analisis Data Inframerah dan Kandidat Planet Sembilan

Baru-baru ini, sebuah tim peneliti mencoba mencari bukti keberadaan Planet Sembilan dengan menganalisis data inframerah dari dua survei langit yang mencakup beberapa dekade.

Tim ini mencari kandidat Planet Sembilan dengan rentang jarak 500-700 AU dari Matahari dan massa 7-17 kali massa Bumi.

Mereka menganalisis data dari survei IRAS dan AKARI, mencari objek yang bergerak lambat dan berpindah posisi antara dua survei tersebut selama 23 tahun.

Awalnya, 13 kandidat ditemukan. Setelah penyaringan ketat, termasuk pemeriksaan visual, hanya satu kandidat yang tersisa.

Meskipun kandidat ini menjanjikan, data yang ada masih belum cukup untuk menentukan orbitnya secara pasti.

Pengamatan lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi keberadaan dan karakteristik Planet Sembilan ini.

Kesimpulannya, meskipun masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi keberadaannya, kandidat Planet Sembilan yang baru ini memberikan harapan baru dalam pencarian planet misterius di ujung Tata Surya kita. Temuan ini menunjukkan perlunya pengamatan lanjutan dan teknologi yang lebih canggih untuk mengungkap rahasia yang masih tersembunyi di luar angkasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *