Psikolog Najeela Shihab memberikan analogi cerdas tentang dunia digital dan internet sebagai sebuah pasar. Analogi ini menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak yang berinteraksi di dunia maya.
Ruang Digital: Pasar yang Membutuhkan Panduan Orang Tua
Sama seperti kita tidak membiarkan anak-anak berkeliaran sendiri di pasar, demikian pula kita perlu membimbing mereka dalam menjelajahi internet. Remaja dan anak-anak membutuhkan panduan dan pengawasan orang tua dalam bernavigasi dunia digital.
Persiapan Kognitif, Emosional, dan Sosial Anak
Sebelum memberikan akses internet kepada anak, orang tua perlu mempersiapkan mereka secara menyeluruh. Persiapan ini mencakup aspek kognitif, emosional, dan sosial. Ketiga aspek ini penting untuk memastikan anak siap menghadapi berbagai tantangan dan manfaat dunia digital.
Memahami tahap perkembangan anak sangat krusial. Jangan hanya berpatokan pada usia, tetapi pertimbangkan juga kesiapan anak dalam menggunakan teknologi.
Anak usia 9 tahun misalnya, mungkin sudah menunjukkan beberapa ciri khas remaja. Hal ini perlu diperhatikan dalam menentukan akses dan pengawasan mereka di dunia digital.
Kecerdasan Digital: Lebih dari Sekadar Kecepatan dan Akses Gawai
Najeela Shihab menekankan bahwa kecerdasan digital bukan sekadar kecepatan mengakses informasi atau seberapa cepat anak mendapatkan gawai. Kecerdasan digital yang sesungguhnya jauh lebih luas dari itu.
Membangun Fondasi Keterampilan Dunia Nyata
Kecerdasan digital memerlukan pondasi kuat dari kemampuan berkomunikasi, mengatasi perundungan (bullying), dan berbagai keterampilan sosial lainnya. Keterampilan ini sangat penting untuk memaksimalkan manfaat internet dan melindungi anak dari potensi bahaya.
Sebelum anak mengakses internet, latihlah kemampuan komunikasi mereka. Berikan bekal pengetahuan untuk menghadapi perundungan di dunia maya.
Dengan bekal kemampuan tersebut, anak-anak akan lebih siap dan mampu memanfaatkan internet secara optimal. Mereka akan menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab.
Komunikasi dan Pemahaman: Kunci Mengarungi Dunia Digital
Orang tua perlu terus belajar memahami anak dan menjalin komunikasi yang baik. Hal ini penting untuk mendampingi anak dalam mengarungi dunia digital yang kompleks.
Komunikasi terbuka antara orang tua dan anak sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat lebih mudah memahami aktivitas anak di dunia maya.
Dengan demikian, orang tua dapat memberikan bimbingan dan perlindungan yang tepat bagi anak dalam menggunakan internet.
Kesimpulannya, membimbing anak dalam berinteraksi dengan internet membutuhkan pendekatan holistik yang mempertimbangkan aspek kognitif, emosional, dan sosial. Dengan demikian, anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan aman. Orang tua berperan sebagai navigator, bukan hanya sebagai penyedia akses.





