Kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Arab Saudi pada Mei 2025, menandai babak baru dalam kerjasama ekonomi kedua negara, khususnya di sektor kecerdasan buatan (AI). Kunjungan tersebut mengakselerasi kesepakatan besar antara perusahaan teknologi Amerika, Nvidia, dan perusahaan AI baru milik Arab Saudi, Humain.
Kesepakatan ini menunjukkan komitmen Saudi dalam mengembangkan teknologi AI mutakhir dan menunjukkan peran kunci Amerika Serikat dalam mendukung pengembangan tersebut.
Nvidia Pasok Ribuan Chip AI Canggih ke Arab Saudi
Nvidia, raksasa teknologi chip, akan memasok sekitar 18.000 unit chip AI Blackwell ke Humain. Chip Blackwell ini merupakan salah satu teknologi tercanggih Nvidia yang baru diluncurkan tahun lalu.
Chip-chip ini akan digunakan untuk membangun pusat data berkapasitas 500 megawatt di Arab Saudi. Tahap pertama proyek ini akan menggunakan chip GB300 Blackwell.
CEO Nvidia, Jensen Huang, turut serta dalam kunjungan Trump ke Arab Saudi dan menyatakan kegembiraannya atas kerjasama ini. Ia menyebut proyek ini sebagai visi luar biasa Arab Saudi untuk membangun infrastruktur AI.
Humain: Ambisi Arab Saudi di Sektor AI
Humain, perusahaan yang didanai oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, berambisi mengembangkan model AI dan membangun infrastruktur data center yang canggih.
Rencananya, Humain akan menggunakan ratusan ribu chip Nvidia dalam jangka panjang. Perusahaan ini bertujuan untuk menciptakan “pabrik AI” raksasa yang akan berperan penting dalam transformasi ekonomi Saudi.
Selain Nvidia, AMD juga akan ikut memasok chip AI ke Humain. Pengumuman kerjasama ini berdampak positif pada saham kedua perusahaan teknologi tersebut.
Peran Kunci Nvidia dan Komentar Trump
Nvidia, dengan chip AI canggihnya yang menjadi komponen penting dalam pengembangan software AI seperti ChatGPT, semakin menunjukkan perannya sebagai pemain kunci di pasar global.
Dalam konteks ini, peran Nvidia tidak hanya sekadar bisnis, tetapi juga memperlihatkan pengaruh teknologi Amerika Serikat dalam kemajuan teknologi global.
Presiden Trump mengungkapkan kekagumannya terhadap kerjasama ini dan menyinggung ketidakhadiran CEO Apple, Tim Cook, dalam kunjungan tersebut.
Pernyataan Trump ini secara tidak langsung menyoroti pentingnya kerja sama Nvidia dengan Arab Saudi dalam strategi teknologi Amerika Serikat.
Kehadiran Jensen Huang, CEO Nvidia, bersama Trump menunjukkan betapa pentingnya kesepakatan ini bagi kedua negara. Kolaborasi ini diharapkan akan mendorong inovasi di bidang AI dan memperkaya hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan Arab Saudi. Kesuksesan proyek Humain akan menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan AI di Timur Tengah.
Kerjasama ini juga menunjukkan potensi besar investasi di sektor AI dan peran penting perusahaan teknologi Amerika Serikat dalam mendukung perkembangan teknologi di negara lain.





