15 Bank dan E-Wallet Ramah QRIS Tap: Bayar Cukup Sentuh HP Anda

Bank Indonesia (BI) baru-baru ini meluncurkan QRIS Tap, sebuah metode pembayaran inovatif berbasis Near Field Communication (NFC). Sistem ini memungkinkan pengguna untuk membayar dengan menempelkan smartphone mereka ke terminal pembayaran, seperti mesin EDC, sebuah alternatif yang lebih cepat dan praktis dibandingkan dengan pemindaian kode QR konvensional.

Kehadiran QRIS Tap memberikan pilihan pembayaran yang lebih beragam kepada masyarakat. Proses transaksi yang jauh lebih cepat dan efisien ini diyakini akan mendorong adopsi pembayaran digital di Indonesia. Saat ini, terdapat 15 aplikasi mobile banking dan dompet digital yang telah mendukung QRIS Tap.

Bacaan Lainnya

Daftar Bank yang Mendukung QRIS Tap

Berikut adalah daftar bank yang telah terintegrasi dengan sistem pembayaran QRIS Tap:

  1. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  2. Bank Mega
  3. Bank CIMB Niaga
  4. Bank Mandiri
  5. Bank Negara Indonesia (BNI)
  6. Bank Central Asia (BCA)
  7. Bank DKI
  8. Bank Permata
  9. Bank Sinarmas
  10. Bank BPD Bali
  11. Bank NationalNobu

Daftar bank ini terus diperbarui seiring dengan semakin banyaknya lembaga keuangan yang bergabung dalam ekosistem QRIS Tap. BI terus mendorong agar lebih banyak bank untuk berpartisipasi, sehingga jangkauan QRIS Tap semakin luas.

Daftar E-wallet yang Mendukung QRIS Tap

Selain bank, beberapa dompet digital juga telah mendukung fitur QRIS Tap:

  1. GoPay
  2. ShopeePay
  3. Dana
  4. Netzme

Kemudahan dan kecepatan transaksi yang ditawarkan QRIS Tap diharapkan dapat menarik minat lebih banyak pengguna e-wallet untuk beralih ke metode pembayaran ini.

Cara Mengaktifkan NFC di HP Android

QRIS Tap memanfaatkan teknologi NFC, sehingga smartphone Anda harus memiliki fitur NFC yang aktif. Berikut cara mengaktifkan NFC di perangkat Android:

  1. Buka menu Pengaturan/Setting.
  2. Cari menu Koneksi, lalu pilih NFC dan pembayaran tanpa kontak.
  3. Aktifkan NFC dengan menggeser toggle ke kanan (berubah warna menjadi hijau/biru).

Cara mengaktifkan NFC mungkin sedikit berbeda tergantung merek dan model smartphone Android Anda. Namun, langkah-langkah di atas umumnya berlaku untuk sebagian besar perangkat.

Anda juga bisa mengaktifkan NFC melalui Quick Setting Panel dengan cara mengusap layar ponsel dari atas ke bawah, lalu ketuk dan pilih “NFC”. Perhatikan bahwa beberapa perangkat mungkin memerlukan pengaturan tambahan untuk mengaktifkan NFC untuk pembayaran.

Cara Menggunakan QRIS Tap

Setelah NFC aktif, menggunakan QRIS Tap sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi mobile banking atau e-wallet yang mendukung QRIS Tap.
  2. Pilih opsi QRIS Tap.
  3. Jika diperlukan, pilih bank atau e-wallet yang akan digunakan.
  4. Masukkan PIN Anda.
  5. Dekatkan smartphone Anda ke terminal pembayaran (mesin EDC).
  6. Tunggu hingga transaksi selesai dan konfirmasi pembayaran muncul di layar.

Proses pembayaran dengan QRIS Tap sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 0,3 detik. Kecepatan ini jauh lebih singkat daripada metode pembayaran konvensional.

BI juga menekankan pentingnya keamanan dalam menggunakan QRIS Tap. Selalu pastikan untuk menggunakan aplikasi resmi dan menjaga kerahasiaan PIN Anda. Hindari menempelkan smartphone Anda ke mesin EDC yang mencurigakan.

Implementasi QRIS Tap dan Potensi Kedepan

BI berencana untuk menerapkan QRIS Tap secara bertahap di berbagai sektor, termasuk transportasi, ritel, UMKM, pendidikan, kesehatan, dan parkir. Targetnya adalah lebih dari 2.300 merchant.

Dengan kecepatan, kemudahan, dan keamanan yang ditawarkan, QRIS Tap berpotensi untuk menjadi metode pembayaran utama di Indonesia. Integrasi yang lebih luas dengan berbagai merchant akan semakin meningkatkan adopsi dan kenyamanan pengguna.

Meskipun saat ini hanya smartphone Android yang mendukung NFC, BI dan pengembang teknologi terus berupaya untuk mengembangkan kompatibilitas QRIS Tap dengan berbagai perangkat dan sistem operasi lainnya di masa depan.

Selain itu, BI juga terus berupaya meningkatkan keamanan QRIS Tap dari ancaman kejahatan siber, memastikan bahwa sistem pembayaran ini tetap aman dan terpercaya bagi pengguna.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *