Wamen Perindustrian Puji Mobil Listrik Jaecoo J7: Inilah Alasannya

Wamen Perindustrian Puji Mobil Listrik Jaecoo J7: Inilah Alasannya
Wamen Perindustrian Puji Mobil Listrik Jaecoo J7: Inilah Alasannya

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza, baru-baru ini mencoba langsung mobil PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) Jaecoo J7 SHS. Pengalamannya di Forum Industri Hijau Nasional (FIH) 2025, bagian dari Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) ke-2 2025, ini meninggalkan kesan mendalam. Beliau sangat terkesan dengan performa dan efisiensi kendaraan tersebut.

Wamenperin Faisol Riza mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan Jaecoo J7 SHS yang mampu menempuh jarak hingga 1.300 kilometer dengan sekali pengisian penuh. Hal ini menurutnya sangat mengesankan dan menunjukkan potensi besar kendaraan PHEV di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Performa Tangguh dan Harga Kompetitif Jaecoo J7 SHS

Keunggulan Jaecoo J7 SHS tidak hanya terletak pada jangkauan berkendaranya yang luar biasa. Wamenperin juga memuji harga pre-booking yang kompetitif untuk sebuah kendaraan dengan spesifikasi sehebat ini.

Sistem PHEV pada Jaecoo J7 SHS dinilai jauh lebih efisien dan hemat biaya dibandingkan dengan teknologi HEV. Hal ini menjadikan Jaecoo J7 SHS sebagai pilihan yang menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan performa tinggi.

Desain Mewah dan Dimensi yang Praktis

Jaecoo J7 SHS memiliki desain yang terinspirasi dari SUV premium seperti Range Rover. Hal ini menjadikan tampilannya elegan dan modern.

Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.500 mm, lebar 1.865 mm, dan tinggi 1.680 mm, dengan jarak sumbu roda 2.672 mm. Ukurannya yang ideal dan lapang mampu menampung hingga lima penumpang dengan nyaman.

Teknologi Canggih dan Performa Mesin yang Handal

Jaecoo J7 SHS dibekali mesin bensin 1.5 liter turbocharged 4-silinder yang dipadukan dengan motor listrik berteknologi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Gabungan teknologi ini menghasilkan tenaga total 301 hp (225 kW) dan torsi maksimum 525 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 8,5 detik, dengan kecepatan puncak hingga 180 km/jam.

Baterai berkapasitas 18,3 kWh memungkinkan mobil ini menempuh jarak hingga 90 km dalam mode listrik murni (berdasarkan standar WLTP). Kombinasi mesin bensin dan listrik memungkinkan total jarak tempuh hingga 1.200 km dengan sekali pengisian penuh.

Jaecoo J7 SHS pertama kali diperkenalkan di IIMS 2025 pada bulan Februari lalu. Kehadirannya di pasar Indonesia diharapkan dapat memberikan pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan kendaraan PHEV dengan performa tinggi, desain menarik, dan harga kompetitif. Respon positif dari Wamenperin terhadap Jaecoo J7 SHS menandakan potensi besar mobil ini di pasar otomotif nasional. Keberhasilannya dalam menggabungkan efisiensi bahan bakar, teknologi modern, dan kenyamanan berkendara menjadikannya pilihan yang patut dipertimbangkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *