Honda CR-V Hybrid, salah satu SUV hybrid populer di Indonesia, menghilang dari data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sejak Januari 2025. Ketiadaan data ini menimbulkan pertanyaan di kalangan konsumen dan pelaku industri otomotif.
Padahal, model ini cukup laris di pasaran. Pada Desember 2024 saja, tercatat 148 unit CR-V Hybrid terdistribusi. Lalu apa penyebab hilangnya data penjualan CR-V Hybrid ini?
Kendala Impor Menghambat Distribusi Honda CR-V Hybrid
PT Honda Prospect Motor (HPM) memberikan penjelasan terkait absennya CR-V Hybrid dari data penjualan Gaikindo.
Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy, menyatakan bahwa kendala impor menjadi penyebab utama.
Menurutnya, pengiriman CR-V Hybrid terhambat. Namun, ia optimis pengiriman akan kembali normal pada Mei 2025.
Popularitas CR-V Hybrid Tetap Tinggi di Pasar Indonesia
Meskipun mengalami kendala distribusi, permintaan terhadap CR-V Hybrid tetap tinggi.
Yusak Billy menegaskan bahwa CR-V Hybrid lebih banyak diminati dibandingkan versi bensinnya, meskipun harganya lebih mahal.
Bahkan, versi hybrid mendominasi penjualan CR-V secara keseluruhan dengan persentase mencapai 70%.
Keunggulan efisiensi bahan bakar dan dampak lingkungan yang lebih rendah menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Spesifikasi dan Fitur Unggulan Honda CR-V Hybrid
Honda CR-V Hybrid menawarkan perpaduan mesin bensin 1.993 cc dan motor listrik.
Kombinasi ini menghasilkan tenaga maksimal 207 PS, dengan torsi mesin 335 Nm dan torsi motor listrik 181 PS.
Dari segi fitur, CR-V Hybrid lebih lengkap dibanding varian turbo. Namun, kapasitas tempat duduknya hanya lima orang.
Harga Honda CR-V Hybrid dibanderol Rp 825,8 juta, lebih mahal Rp 66,8 juta dari versi bensin.
- Mesin: 1.993 cc bensin + motor listrik
- Tenaga: 207 PS
- Torsi: 335 Nm (mesin) + 181 PS (motor listrik)
- Kapasitas Penumpang: 5 orang
- Harga: Rp 825,8 juta
Keunggulan efisiensi bahan bakar dan fitur yang lengkap membuat CR-V Hybrid menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang mencari SUV hybrid.
Meskipun mengalami kendala impor sementara, popularitas dan permintaan Honda CR-V Hybrid diprediksi akan tetap tinggi seiring dengan meningkatnya tren kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Dengan kembali normalnya distribusi, Honda CR-V Hybrid diharapkan akan kembali mengisi data penjualan Gaikindo dan semakin memperkuat posisinya di pasar SUV hybrid Tanah Air. Hal ini menunjukkan bahwa pasar hybrid di Indonesia memang sedang berkembang pesat.





