JAECOO, sebuah merek SUV premium asal China, memainkan peran kunci dalam mendorong industri hijau di Indonesia. Perusahaan ini menjadi mitra utama Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025, sebuah inisiatif Kementerian Perindustrian untuk mencapai target emisi net-zero pada 2060. Partisipasi JAECOO di Forum Industri Hijau Nasional (FIH) 2025 di Bandung, yang dihadiri lebih dari 300 pemangku kepentingan, menandai komitmen serius mereka terhadap keberlanjutan lingkungan.
Sektor industri Indonesia, yang berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca dan PDB nasional, membutuhkan transformasi besar. Peralihan menuju praktik industri yang berkelanjutan bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk menjaga daya saing global.
JAECOO dan Teknologi Super Hybrid System: Solusi Mobilitas Berkelanjutan
JAECOO, bagian dari OMODA & JAECOO di bawah naungan Chery Group, resmi memasuki pasar otomotif Indonesia awal 2025. Mereka menawarkan teknologi Super Hybrid System (SHS) canggih pada kendaraan SUV premiumnya.
JAECOO merupakan pemimpin global dalam PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dengan teknologi SHS. Di Indonesia, mereka menargetkan konsumen perkotaan modern yang menginginkan kendaraan stylish, bertenaga, dan ramah lingkungan.
Chery Group sendiri merupakan eksportir mobil nomor satu di China selama 22 tahun berturut-turut. Keberhasilan global mereka semakin diperkuat dengan masuknya Chery ke daftar Fortune Global 500 pada tahun 2024, menempati peringkat 385.
JAECOO J7 SHS, model unggulan mereka, menjadi contoh nyata komitmen ini.
Teknologi Unggulan JAECOO J7 SHS: Efisiensi dan Performa Optimal
JAECOO J7 SHS memadukan efisiensi dan performa tinggi untuk solusi mobilitas berkelanjutan.
Kendaraan ini mengintegrasikan tiga komponen utama: Mesin Hybrid Khusus (Dedicated Hybrid Engine) generasi ke-5 dengan konfigurasi turbo 1.5L dan efisiensi termal 44,5 persen; Transmisi Hybrid Khusus (Dedicated Hybrid Transmission) dengan efisiensi mode EV 98,5 persen; dan Baterai berperforma tinggi 18,3 kWh yang memungkinkan jangkauan listrik hingga 100 kilometer (berdasarkan pengujian NEDC).
Kombinasi ini menghasilkan penghematan energi yang signifikan dan emisi yang lebih rendah.
Kendaraan ini menawarkan perpaduan unik antara efisiensi bahan bakar, performa berkendara yang prima, dan kenyamanan berkendara kelas premium.
Dukungan Berkelanjutan JAECOO untuk Agenda Keberlanjutan Nasional
Partisipasi JAECOO dalam AIGIS 2025, termasuk KTT yang akan diselenggarakan pada 20-22 Agustus 2025 di Jakarta International Convention Center, merupakan bagian dari komitmen jangka panjang mereka.
Mereka telah menunjukkan dukungan terhadap inisiatif lain seperti Indonesia Green Run pada Juni 2025.
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Reza, mengungkapkan kekagumannya terhadap JAECOO J7 SHS, khususnya harga pre-booking yang kompetitif dan jangkauan berkendara yang impresif, melebihi 1.300 kilometer. Beliau juga memuji desainnya yang elegan dan teknologi PHEV yang lebih efisien dibanding HEV.
Dengan teknologi Super Hybrid System (SHS), JAECOO bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan pengalaman berkendara premium. Partisipasi aktif mereka dalam inisiatif pemerintah seperti AIGIS mencerminkan komitmen kuat JAECOO terhadap pembangunan industri hijau di Indonesia. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan ini bukan hanya sekadar pemain di industri otomotif, tetapi juga kontributor nyata dalam mewujudkan target emisi net-zero nasional.





