Tim woodball Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa di ajang Taiwan Open 2025. Mereka membawa pulang satu medali emas dan dua perak, menjadi modal berharga menuju SEA Games di Thailand pada Desember 2025.
Keberhasilan ini diraih berkat kerja keras dan dedikasi para atlet. Prestasi ini menunjukkan potensi kuat Indonesia di kancah woodball regional.
Raihan Medali di Taiwan Open 2025
Medali emas disumbangkan oleh tim stroke putri. Anggota tim tersebut terdiri dari Dwi Tiga Putri, Siti Masithah, Celsy Silviana, dan Febriyanti.
Dua medali perak lainnya diraih oleh tim stroke putra (Marga Nugraha, Ahris Sumariyanto, M. Indaka Pia R, Ahmad Yopi S) dan Siti Masithah pada nomor single stroke putri.
Evaluasi dan Persiapan Menuju SEA Games
Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Woodball Indonesia (PB IWbA), Aang Sunadji, menyatakan bahwa hasil di Taiwan Open 2025 menjadi bahan evaluasi penting.
Meskipun target awal dua medali emas belum tercapai sepenuhnya, Aang tetap mengapresiasi pencapaian atlet. Prestasi ini menjadi bekal berharga menuju SEA Games.
Aang juga menyoroti tantangan yang dihadapi tim di Taiwan, meliputi kondisi lapangan dan cuaca yang menantang. Terdapat pula perubahan aturan pertandingan yang perlu diantisipasi.
Perubahan aturan dari 12 fairway menjadi 6 fairway per sesi, dan potensi perubahan menjadi 72 fairway di masa mendatang, menjadi tantangan tersendiri bagi tim.
Koordinasi dengan technical delegate dan federasi internasional (IWBF) akan dilakukan untuk memastikan regulasi ke depan. Hal ini penting untuk menentukan pola latihan yang optimal.
Target Juara Umum SEA Games 2025
Indonesia berhasil menjadi negara ASEAN terbaik di Taiwan Open 2025. Satu-satunya kekalahan diderita dari tim tuan rumah Taiwan.
Dengan konsistensi yang terjaga, Aang optimis Indonesia berpeluang besar menjadi juara umum woodball SEA Games 2025. Taiwan, sebagai negara asal woodball, tidak akan berpartisipasi di SEA Games.
Tim woodball Indonesia akan terus meningkatkan kemampuan melalui berbagai turnamen internasional. Turnamen tersebut meliputi Malaysia Open, Singapore Open, Thailand Open, Indonesia Open, Asian Cup, hingga Korean Open.
Keikutsertaan dalam berbagai ajang internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan pengalaman para atlet woodball Indonesia.
Dengan persiapan yang matang dan evaluasi yang berkelanjutan, tim woodball Indonesia siap menghadapi tantangan di SEA Games 2025. Semoga mereka dapat meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.





