Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Korea Utara dengan skor telak 0-6 di babak perempat final Piala Asia U-17 2025. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Garuda Muda di turnamen yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City Hall, Jeddah, Senin malam waktu setempat. Indonesia pun harus pulang lebih awal, sementara Korea Utara melaju ke semifinal.
Pertandingan berjalan dengan tempo yang relatif lambat di awal. Namun, Korea Utara mampu memanfaatkan peluang dengan efisiensi tinggi. Keunggulan mereka terbukti mematikan dan menjadi penentu jalannya pertandingan.
Dominasi Korea Utara Sejak Menit Awal
Korea Utara unggul cepat melalui Choe Song Hun di menit ke-6. Gol tersebut tercipta dari situasi tendangan sudut, di mana Choe berhasil lolos dari pengawalan dan melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan kiper Dafa Al Gasemi. Keunggulan ini langsung meningkatkan kepercayaan diri tim Korea Utara.
Ri Kyong Bong hampir menggandakan keunggulan di menit ke-10. Sayangnya, tembakannya masih melebar tipis dari gawang. Indonesia yang kesulitan menemukan ritme permainan mencoba mengandalkan serangan melalui bola mati, namun upaya tersebut masih belum membuahkan hasil.
Indonesia Keteteran Menghadapi Serangan Korea Utara
Di menit ke-18, Korea Utara berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Gol kedua tercipta dari situasi kemelut di kotak penalti, yang diakhiri dengan tendangan setengah voli Kim Yu Jin. Indonesia terlihat semakin tertekan dan kesulitan mengembangkan permainan.
Setelah unggul dua gol, Korea Utara tampak menurunkan tempo permainan. Strategi ini terbukti efektif, membuat Indonesia semakin kesulitan menembus pertahanan lawan. Garuda Muda lebih banyak bertahan dan tak mampu memberikan ancaman berarti hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua: Bencana bagi Timnas Indonesia U-17
Babak kedua dimulai dengan mimpi buruk bagi Indonesia. Hanya butuh dua menit bagi Korea Utara untuk mencetak gol ketiga. Pak Kwang Song mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Ri Kyong Bong di menit ke-47.
Situasi semakin memburuk di menit ke-58. Wasit menunjuk titik putih setelah kapten Putu Panji handball di kotak penalti. Kim Tae Guk sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti, memperbesar skor menjadi 4-0.
Korea Utara semakin menggila. Tiga menit berselang, Ri Kang Rim mencetak gol spektakuler setelah melewati lima pemain Indonesia. Gol kelima ini semakin menghancurkan mental para pemain Garuda Muda.
Indonesia sempat mencoba membalas lewat tembakan Muhammad Zabahy Gholy, namun upaya tersebut masih terlalu lemah dan mudah diantisipasi kiper Jong Hyon Ju. Pak Ju Won kemudian menutup pesta gol Korea Utara dengan gol keenam di menit ke-76. Gol tersebut lahir dari situasi sepak pojok.
Dengan kekalahan telak ini, Timnas Indonesia U-17 harus mengakhiri perjuangannya di Piala Asia U-17 2025. Korea Utara melaju ke semifinal dan akan berhadapan dengan Uzbekistan pada 17 April mendatang. Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Timnas Indonesia U-17 untuk meningkatkan kualitas permainan di masa mendatang. Analisa mendalam terhadap kelemahan dan kekurangan tim menjadi kunci perbaikan dan peningkatan performa di turnamen-turnamen selanjutnya.





