Tim McLaren mendominasi Formula 1 Grand Prix China 2025 di Sirkuit Internasional Shanghai, Minggu (25/3/2025). Kemenangan diraih secara dramatis oleh Oscar Piastri, diikuti oleh rekan setimnya, Lando Norris.
Balapan ini merupakan seri kedua Formula 1 musim 2025, menyusul seri pembuka di Australia.
Dominasi McLaren di Sirkuit Shanghai
Oscar Piastri memulai balapan dari posisi terdepan (pole position) dan berhasil mempertahankan posisinya hingga akhir. Lando Norris menunjukkan performa luar biasa dengan menyalip George Russell untuk merebut posisi kedua.
Keduanya menampilkan performa yang solid sepanjang balapan, mengamankan posisi 1-2 untuk McLaren. Ini merupakan bukti keunggulan performa mobil McLaren di Sirkuit Shanghai.
George Russell dari Mercedes melengkapi podium dengan finis di posisi ketiga. Sementara juara bertahan, Max Verstappen dari Red Bull, harus puas di posisi keempat.
Perjuangan Verstappen dan Persaingan Ketat di Puncak Klasemen
Max Verstappen memulai balapan kurang baik, namun berhasil memperbaiki posisinya dengan melewati Charles Leclerc dan Lewis Hamilton dari Ferrari.
Leclerc dan Hamilton finis di posisi kelima dan keenam. Leclerc mengalami masalah pada sayap mobilnya setelah insiden dengan Hamilton di awal balapan.
Lando Norris kini memimpin klasemen pebalap dengan 44 poin setelah meraih kemenangan di GP Australia dan posisi kedua di GP China. Verstappen berada di posisi kedua dengan 36 poin, unggul tipis dari George Russell di posisi ketiga.
Konsistensi George Russell dengan finis di posisi ketiga pada dua seri awal musim ini menunjukkan kekuatan kompetitif tim Mercedes.
Berikut hasil lengkap F1 GP China 2025:
Posisi 1: Oscar Piastri (McLaren) – 56 lap
Posisi 2: Lando Norris (McLaren) – +9.748s
Posisi 3: George Russell (Mercedes) – +11.097s
Posisi 4: Max Verstappen (Red Bull) – +16.656s
Posisi 5: Charles Leclerc (Ferrari) – +23.211s
Posisi 6: Lewis Hamilton (Ferrari) – +25.381s
Posisi 7 hingga 20: (Hasil lengkap dapat dilihat pada tabel di artikel sumber)
Fernando Alonso (Aston Martin) mengalami kecelakaan dan gagal menyelesaikan balapan (DNF).
Kemenangan McLaren di GP China 2025 menunjukkan potensi besar mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia musim ini. Persaingan di antara tim-tim teratas diprediksi akan sangat ketat hingga akhir musim.





