Sawah Lope di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menawarkan pemandangan pedesaan yang menawan. Hamparan sawah hijau membentang luas dengan latar belakang Gunung Ceremai yang gagah. Jalan aspal yang membelah sawah semakin memperindah pemandangannya, layaknya lukisan alam khas pedesaan di era 90-an. Keindahan ini semakin lengkap dengan adanya gazebo-gazebo yang tersebar di pinggir jalan, memudahkan pengunjung menikmati panorama Sawah Lope.
Udara sejuk dan angin sepoi-sepoi menambah kenyamanan pengunjung. Tempat ini sangat cocok untuk liburan keluarga, terutama sambil menikmati bekal makan siang di gazebo atau menyantap hidangan dari restoran-restoran di Desa Cikaso. Bukan hanya hamparan sawah yang indah, saluran irigasi di desa ini pun menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi anak-anak yang gemar bermain air.
Fakta Unik Desa Cikaso
Desa Cikaso memiliki beberapa keunikan yang membuatnya istimewa. Lokasinya yang berada di dataran rendah dengan ketinggian 500 mdpl, tetap menawarkan hawa sejuk dan suasana asri yang nyaman.
1. Terletak di Dataran Rendah
Meskipun berada di dataran rendah, Desa Cikaso tetap menawarkan kesejukan. Suasana rindang dan lingkungan yang asri menjadikan Sawah Lope sebagai tempat piknik yang ideal.
2. Arti Nama “Lope”
Nama “Lope” bukanlah plesetan dari kata “love”. “Lope” merupakan singkatan dari lokasi persawahan, yang merupakan objek wisata utama Desa Cikaso. Luas area persawahan mencapai 11.470 m2 dan masih produktif, selain itu juga terdapat tanaman hortikultura seperti sayur, buah, rempah, dan komoditas lainnya.
3. Kebangkitan Pasca-Pandemi
Pandemi COVID-19 sempat memberikan dampak signifikan bagi Desa Cikaso. Sebanyak 11 warga terkonfirmasi positif, dan satu di antaranya meninggal dunia. Jalan desa bahkan digunakan warga untuk berjemur saat masa lockdown.
Setelah pandemi mereda, warga Desa Cikaso bangkit dan mulai menata kembali kehidupan mereka. Aktivitas di sepanjang jalan desa sepanjang 1 km kembali ramai, menginspirasi terciptanya desa wisata yang dikelola secara bersama-sama.
4. Pernah Viral
Desa Cikaso pernah viral sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kuningan. Warga Desa Cikaso telah mempersiapkan diri dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kunjungan wisatawan.
Fasilitas yang tersedia meliputi tiket masuk, penyewaan alat, gazebo, kostum, dan spot selfie. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rumpun Padi berperan aktif dalam pengembangan dan perawatan area wisata.
5. Pembangunan Swadaya Masyarakat
Sawah Lope dibangun tanpa investasi dari luar. Warga secara swadaya membangun berbagai fasilitas wisata, termasuk gazebo yang jumlahnya kini mencapai 21 unit dari semula hanya lima. Pedagang dan restoran di sekitar desa juga turut berkontribusi.
BUMDesa Sangga Emas mendapat alokasi dana desa sebesar Rp 100 juta per tahun, sementara desa wisata berhasil menyetorkan pendapatan sebesar Rp 25 juta per tahun ke BUMDesa. Pendapatan tersebut digunakan untuk pembangunan dan kemandirian desa.
6. Keunggulan Sektor Pertanian
Selain Sawah Lope, Desa Cikaso memiliki keunggulan lain di sektor pertanian. Budidaya bawang merah, pengolahan bawang goreng, budidaya jamur tiram, dan pembuatan pupuk hayati menjadi sektor unggulan. Hal ini memastikan ketersediaan pupuk bagi tanaman warga.
Tiket Masuk Sawah Lope, Desa Cikaso
Harga tiket masuk Sawah Lope cukup terjangkau.
Harga Tiket
- Rp 10.000 per orang.
Biaya Sewa
- Gazebo: Rp 25.000 (kapasitas lebih dari 6 orang).
- Sewa ban bekas: Rp 5.000.
- Spot selfie: Rp 5.000.
- Sewa kostum: Rp 5.000.
Tersedia pula homestay di rumah warga sekitar dengan harga yang bervariasi. Untuk informasi terbaru dan detail, sebaiknya cek media sosial atau situs perjalanan wisata sebelum berkunjung.
Desa Cikaso, dengan Sawah Lope sebagai ikonnya, membuktikan bahwa potensi desa dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Keberhasilan ini menunjukkan kolaborasi dan kerja keras warga dalam memanfaatkan potensi lokal.





