Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo, absen di Thailand Open 2025. Keputusan ini mengejutkan, mengingat Chico sempat terdaftar sebagai peserta turnamen Super 500 tersebut.
Absennya Chico di Thailand Open 2025 menambah daftar ketidakhadirannya di turnamen bergengsi. Sebelumnya, ia juga melewatkan edisi 2024. Pertanyaan besar kini muncul: kemana Chico akan berlaga selanjutnya?
Penarikan Chico Aura Dwi Wardoyo dari Thailand Open 2025
Thailand Open 2025 berlangsung di Nimibutr Stadium mulai 13 hingga 18 Mei. Indonesia mengirimkan 16 wakil, namun Chico Aura Dwi Wardoyo, juara Taipei Open 2023, tidak termasuk di dalamnya.
Penampilan terakhir Chico di Thailand Open adalah di babak 16 besar tahun 2023. Saat itu, ia dikalahkan oleh pebulutangkis tuan rumah, Kunlavut Vitidsarn.
Penarikan Chico diyakini terkait dengan performa yang belum optimal. Ia belum mampu kembali ke puncak permainannya sejak tahun lalu.
Kondisi Performa dan Road Map Kejuaraan Chico
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menjelaskan pihaknya tengah berkomunikasi dengan Chico untuk menyusun rencana ke depannya.
Tujuannya agar Chico dapat kembali meraih prestasi maksimal. Prestasi Chico belakangan ini memang belum sesuai target yang diharapkan.
Pada periode 2021 hingga 2023, Chico meraih beberapa prestasi gemilang, termasuk juara Malaysia Masters 2022 dan Taipei Open 2023.
Namun, setelahnya, prestasinya cenderung menurun. Ia lebih sering tersingkir di babak-babak awal turnamen.
Persaingan Ketat di Tunggal Putra Indonesia dan Masa Depan Chico
Chico sebelumnya dianggap sebagai andalan tunggal putra Indonesia bersama Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.
Namun, kini posisinya terancam oleh juniornya, Alwi Farhan, dan juga Mohammad Zaki Ubaidillah.
Berdasarkan peringkat BWF, Chico berada di urutan ke-42 di antara tunggal putra Indonesia. Jonatan Christie berada di peringkat ke-5, Anthony Sinisuka Ginting di peringkat ke-24 (dengan proteksi peringkat), Alwi Farhan di peringkat ke-31, Ubed di peringkat ke-55, dan Yohanes Saut Marcellyno di peringkat ke-70.
Setelah Thailand Open, Malaysia Masters 2025 dan Singapore Open 2025 akan menjadi turnamen berikutnya di kalender BWF.
Publik menunggu untuk melihat apakah Chico akan kembali beraksi di turnamen-turnamen tersebut, dan bagaimana strategi yang akan diterapkan untuk mengembalikan performanya.
Kehadiran Chico di level kompetitif internasional sangat dinantikan. Ia memiliki potensi besar untuk kembali bersaing di papan atas, asalkan dukungan dan strategi yang tepat diterapkan.
Masa depan Chico di dunia bulutangkis masih terbuka lebar. Dengan kerja keras dan dukungan yang konsisten, ia berpeluang besar untuk kembali mencapai puncak performanya.





