Francesco Bagnaia, juara dunia MotoGP dua kali berturut-turut, tengah mengalami awal musim yang sulit di MotoGP 2025.
Posisinya di klasemen sementara tertinggal jauh dari Marc Marquez, rival utamanya.
Bagnaia Terpuruk, Tertinggal Jauh dari Marquez
Setelah dua seri awal di Thailand dan Argentina, Bagnaia hanya mampu finis ketiga di kedua balapan.
Ia berada di peringkat ketiga klasemen dengan 43 poin, tertinggal 31 poin dari Marquez yang memimpin klasemen.
Kinerja Bagnaia yang kurang optimal ini menimbulkan kekhawatiran akan peluangnya untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Harapan Bangkit di Austin, Namun Tantangan Marquez Tetap Berat
Kepala kru Franco Morbidelli, Ramon Forcada, yakin Bagnaia akan segera bangkit dari keterpurukannya.
Namun, Forcada juga mengakui akan sulit bagi Bagnaia untuk mengejar ketertinggalan poinnya dari Marquez.
Forcada mencontohkan bagaimana Marquez pernah tertinggal jauh poin, namun masih mampu menjadi juara dunia.
Bagnaia dikabarkan akan kembali menggunakan motor GP24 mulai seri Austin, Texas, akhir pekan ini.
Berharap motor tersebut dapat memperbaiki performa dan membantunya meraih hasil maksimal di Sirkuit of the Americas.
Marquez sendiri memiliki rekor gemilang di sirkuit tersebut, dengan tujuh kemenangan sejak tahun 2013.
Hal ini tentunya akan semakin mempersulit perjuangan Bagnaia untuk memangkas jarak poin dari Marquez.
Meskipun potensi kebangkitan ada, jalan Bagnaia untuk mengejar Marquez masih sangat berat. Tantangan besar menanti di Austin, dan performa konsisten sepanjang musim akan menjadi kunci bagi Bagnaia untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Kemampuan Bagnaia untuk mengatasi tekanan dan menemukan kembali performa terbaiknya akan menentukan nasibnya di musim ini. Persaingan ketat antara Bagnaia dan Marquez dipastikan akan menjadi daya tarik utama MotoGP 2025.





