Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), Budisatrio Djiwandono, baru-baru ini menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan pesat bakat muda basket Indonesia. Beliau menilai kualitas dan permainan para atlet muda menunjukkan peningkatan signifikan.
Apresiasi tersebut disampaikan setelah Budisatrio menyaksikan langsung pertandingan latihan (scrimmage) Developmental Basketball League (DBL) Indonesia. Pertandingan ini merupakan bagian dari seleksi ketat untuk memilih pemain terbaik yang akan mengikuti program DBL Indonesia All-Star di Amerika Serikat.
Kemajuan Signifikan Atlet Muda Basket Indonesia
Budisatrio mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan atlet muda, khususnya sejak mengamati mereka dari tahun 2008 hingga 2012. Ia melihat peningkatan kualitas yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.
Hal ini terlihat jelas dalam seleksi ketat DBL Indonesia All-Star, di mana ratusan peserta dari seluruh Indonesia bersaing memperebutkan 12 tempat untuk putra dan putri.
Peran DBL Indonesia dalam Pengembangan Bakat
DBL Indonesia tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga berperan sebagai wadah penting pengembangan bakat muda. Program ini menyediakan sarana dan pelatihan intensif bagi para atlet pelajar.
Program pelatihan intensif, Kopi Good-Day DBL Camp, yang berlangsung selama 6 hari, menjadi bukti nyata komitmen DBL Indonesia dalam membina para atlet muda potensial dari Aceh hingga Papua.
DBL Indonesia All-Star: Menuju Kancah Internasional
Dua belas pemain putra dan dua belas pemain putri terpilih telah dinyatakan lolos seleksi DBL Indonesia All-Star. Mereka akan berangkat ke Amerika Serikat untuk mengikuti program pengembangan lanjutan.
Budisatrio memberikan selamat kepada para atlet terpilih dan berharap pengalaman di Amerika Serikat dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan mereka untuk karier profesional di masa depan.
Daftar Pemain DBL Indonesia All-Star 2025
Berikut daftar lengkap pemain putra dan putri yang terpilih untuk mengikuti program DBL Indonesia All-Star di Amerika Serikat:
Tim Putra
- Zaky Alhakim – SMA Warga Surakarta
- Kenneth Leebron – SMA Jubilee Jakarta
- Jeremy Abner – SMA UPH College Tangerang
- Yogie Putra – SMA Gloria 1 Surabaya
- Justin Patrick – SMA St. Louis 1 Surabaya
- Riovaldo Renjiro – SMA Bukit Sion Jakarta
- I Ketut Gede Bayu – SMAN 1 Denpasar
- Muhammad Haikal – SMAN 1 Bengkulu Selatan
- Revan Surya – SMAN 2 Denpasar
- Refka Raksha – SMAN Ragunan Jakarta
- Ryansean Bastian – SMA Bukit Sion Jakarta
- Fathy Muhammad – SMAN 5 Bogor
Tim Putri
- Komang Mariani – SMA Gloria 1 Surabaya
- Anggun Annaila – SMA BSI Palembang
- Caysey Michelle – SMA Santa Laurensia Tangsel
- Kayla Rara – SMAN 70 Jakarta
- Mayviana Lysandra – SMA Gloria 1 Surabaya
- I Gusti Ayu Krisabella – SMAN 1 Denpasar
- Yualita Rency – SMA Tritunggal Semarang
- Berlian Yesi – SMA BPK Penabur Cirebon
- Joanne Giovanni – SMA St. Louis 1 Surabaya
- Ni Kadek Winda – SMAN 1 Gianyar
- Kartika Hatta – SMA BPK Penabur Cirebon
- Putu Kezia Setiawan – SMA Gloria 1 Surabaya
Proses seleksi yang ketat ini menunjukkan komitmen untuk mengembangkan ekosistem bola basket Indonesia. Harapannya, program ini akan mencetak lebih banyak atlet berprestasi di kancah internasional.
Budisatrio berharap, para atlet muda ini dapat terus berkembang dan mengharumkan nama Indonesia di dunia basket internasional. Dukungan terus menerus dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.





