Wagub Jateng Tekankan Kualitas Hewan Kurban Idul Adha

Wagub Jateng Tekankan Kualitas Hewan Kurban Idul Adha
Wagub Jateng Tekankan Kualitas Hewan Kurban Idul Adha

Jawa Tengah, sebagai lumbung ternak nasional, bersiap menyambut Idul Adha 1446 H. Menjelang hari raya kurban, perhatian terhadap kualitas hewan ternak menjadi fokus utama pemerintah daerah. Dengan ketersediaan sekitar 1,5 juta ekor hewan ternak, pengawasan dan jaminan kesehatan hewan kurban menjadi sangat krusial.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menekankan pentingnya memastikan kesehatan hewan kurban. Hal ini guna menjamin pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar dan sesuai syariat Islam.

Bacaan Lainnya

Kualitas Hewan Kurban: Prioritas Utama Jelang Idul Adha

Wagub Taj Yasin menyampaikan imbauan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban. Pengawasan ini meliputi pemeriksaan kesehatan hewan secara menyeluruh sebelum hewan tersebut diperdagangkan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular antar hewan dan menjamin kesehatan hewan kurban. Hewan yang sehat akan menghasilkan daging yang berkualitas dan layak dikonsumsi.

Sertifikasi Juru Sembelih Halal: Menjamin Kehalalan dan Keamanan Daging

Selain kesehatan hewan, Wagub Taj Yasin juga menyoroti pentingnya sertifikasi juru sembelih halal (Juleha). Hal ini memastikan proses penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam dan menghasilkan daging yang halal dan aman dikonsumsi.

Pelatihan Tukang Jagal Halal (Kang Jalal) mendapat apresiasi dari Wagub. Program ini bertujuan untuk mencetak juru sembelih profesional yang kompeten dan tersertifikasi.

Manfaat Pelatihan Kang Jalal

Pelatihan Kang Jalal memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Para peserta pelatihan mendapatkan sertifikasi Juleha yang diakui, sehingga dapat bekerja di rumah pemotongan hewan (RPH).

Dengan adanya sertifikasi, masyarakat dapat lebih tenang dan nyaman saat membeli daging. Mereka akan yakin bahwa daging yang dibeli berasal dari hewan yang sehat dan disembelih sesuai syariat Islam.

Program Kang Jalal: Mewujudkan Juru Sembelih Halal Profesional

Ketua Juleha Jawa Tengah, Eri Gunarto, menjelaskan bahwa program Kang Jalal bertujuan untuk menciptakan juru sembelih yang profesional, baik di dalam maupun luar negeri. Program ini telah berhasil mengirimkan kadernya untuk magang ke Polandia dan Selandia Baru.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Supriyanto, menambahkan bahwa Kang Jalal merupakan program unggulan yang dilindungi oleh Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 147 Tahun 2022. Para lulusan program ini memiliki hak untuk memasang plang juru sembelih halal di tempat usahanya.

  • Program Kang Jalal telah melatih sejumlah juru sembelih yang terampil dan tersertifikasi.
  • Lulusan Kang Jalal memenuhi syarat untuk bekerja di RPH dan berhak memasang plang Juleha.
  • Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan daging yang dikonsumsi masyarakat.

Keberhasilan program Kang Jalal tidak hanya berdampak pada kualitas dan keamanan produk ternak, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan para juru sembelih. Dengan sertifikasi internasional, peluang kerja dan penghasilan mereka pun semakin terbuka luas. Hal ini menunjukan komitmen pemerintah Jawa Tengah dalam menjaga kualitas hewan kurban dan memastikan pelaksanaan ibadah Idul Adha berjalan lancar dan aman. Ke depan, diharapkan program ini dapat terus ditingkatkan dan diperluas cakupannya agar semakin banyak juru sembelih yang kompeten dan tersertifikasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *