Pelatihan Bahasa Inggris untuk UMKM dan Pariwisata di Lembah Asri D’las, Purbalingga: Meningkatkan Daya Tarik Wisata
Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi pelaku UMKM dan pegiat pariwisata di Lembah Asri D’las, Purbalingga, dinilai penting untuk mendongkrak daya tarik wisata daerah tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Karangreja, Supriyanti, pada Kamis, 22 Mei 2025. Beliau optimistis pelatihan ini akan berdampak positif bagi perkembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Potensi wisata Lembah Asri D’las memang cukup menjanjikan. Keberadaan Kampung Inggris Purbalingga (KEEP) turut berperan dalam upaya peningkatan kualitas SDM di bidang pariwisata.
Pelatihan Bahasa Inggris: Kunci Pintu Menuju Pasar Internasional
Supriyanti menuturkan, kunjungan wisatawan mancanegara ke D’las Serang beberapa waktu lalu menjadi bukti nyata akan kebutuhan kemampuan berbahasa Inggris. Para wisatawan tersebut didampingi oleh tim KEEP dan dibimbing langsung oleh karyawan serta pelaku UMKM setempat.
Komunikasi langsung menggunakan bahasa Inggris selama kunjungan tersebut memberikan pengalaman berharga. Hal ini menunjukkan pentingnya penguasaan bahasa internasional dalam menarik minat wisatawan asing.
Kolaborasi KEEP dan Pemerintah Daerah: Sebuah Strategi Smart City
Pemerintah Kabupaten Purbalingga, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), bekerja sama dengan KEEP dalam program pelatihan ini. Kepala Dinkominfo, Jiah Palupi Twihantarti, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari program Smart City Purbalingga.
Program ini merupakan implementasi dari dimensi Smart Society. Pemkab Purbalingga berkomitmen menyediakan akses belajar bahasa Inggris bagi masyarakatnya, khususnya yang terlibat dalam sektor pariwisata dan UMKM. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing daerah.
Dampak Positif Pelatihan Bahasa Inggris terhadap Perekonomian Lokal
Keberadaan Kakang-Mbekayu Purbalingga juga turut mendukung promosi wisata melalui media sosial. Hal ini dipercaya akan semakin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Peningkatan kunjungan wisatawan secara langsung berdampak positif bagi perekonomian Desa Serang. Peluang usaha baru terbuka, dan kesejahteraan masyarakat pun turut meningkat. Desa Serang, yang telah dikenal sebagai Kampung Inggris, semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata yang menarik dan unik.
Peningkatan Kualitas Pelayanan
Dengan kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik, para pelaku UMKM dan pegiat pariwisata dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada wisatawan asing. Hal ini akan meningkatkan kepuasan wisatawan dan mendorong mereka untuk kembali berkunjung atau merekomendasikan tempat wisata tersebut kepada orang lain.
Pembukaan Akses Pasar Baru
Penguasaan bahasa Inggris membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produknya ke pasar internasional. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan bisnis mereka.
Peningkatan Citra Daerah
Keberhasilan program pelatihan bahasa Inggris akan meningkatkan citra positif Kabupaten Purbalingga di mata dunia. Hal ini akan menarik lebih banyak investasi dan wisatawan, sehingga mempercepat pembangunan daerah.
Program pelatihan ini tidak hanya sekadar memberikan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga memberdayakan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas SDM dan mengembangkan sektor pariwisata. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, dan sektor swasta, potensi wisata Purbalingga dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.





