Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, melontarkan kritik pedas terhadap pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, terkait maraknya judi online. Cak Imin sebelumnya menyayangkan sikap masyarakat yang terus bermain judi online meskipun terus kalah. Susi menilai pernyataan tersebut keliru.
Susi berpendapat pemerintah seharusnya lebih fokus pada upaya pemblokiran aplikasi judi online, bukannya menyalahkan masyarakat yang menjadi korban. Ia menekankan pentingnya perlindungan dari pemerintah terhadap praktik judi online yang merugikan.
Susi Pudjiastuti Kritik Pernyataan Cak Imin Soal Judi Online
Susi Pudjiastuti, melalui akun X-nya, secara tegas menyatakan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk memblokir aplikasi judi online agar tidak mudah diakses masyarakat, khususnya anak-anak. Ia menilai komentar Cak Imin tidak tepat dan kurang bertanggung jawab.
Dalam cuitannya, Susi juga menandai akun Cak Imin dan Presiden Prabowo. Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah judi online yang semakin meresahkan.
PPATK Blokir Ribuan Rekening Terkait Judi Online
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir lebih dari 5.000 rekening yang terkait dengan aktivitas judi online. Nilai transaksi yang diblokir mencapai lebih dari Rp 600 miliar.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menjelaskan bahwa pemblokiran ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme (Gernas APU/PPT). Upaya ini bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat dari berbagai dampak negatif judi online.
PPATK menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga keuangan, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk memberantas kejahatan keuangan, termasuk judi online.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, juga menyatakan bahwa pemerintah memperkuat Desk Pemberantasan Judi Online dengan pendekatan berbasis teknologi dan kerja sama lintas sektor.
Puan Maharani Desak Pemerintah Serius Berantas Judi Online
Ketua DPR RI, Puan Maharani, turut mendesak pemerintah untuk serius memberantas judi online. Ia menilai maraknya judi online mengancam masa depan anak bangsa dan merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.
Puan menyoroti peningkatan akses anak-anak terhadap judi online melalui internet. Ia menekankan perlunya pembaruan regulasi dan sistem keuangan yang lebih kuat untuk mencegah praktik judi online.
Puan juga menekankan pentingnya pemberantasan bandar judi online, bukan hanya pelaku kecil. Ia ingin memastikan penegakan hukum yang adil dan efektif untuk memberantas praktik judi online secara menyeluruh.
Puan Maharani juga mengungkapkan keprihatinannya atas laporan PPATK yang menyebutkan bahwa perputaran dana judi online di Indonesia mencapai Rp 1.200 triliun. Menurutnya, ini menunjukkan adanya masalah krusial dalam pengawasan finansial digital.
Ia menekankan pentingnya penanganan judi online secara komprehensif dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk platform media sosial dan penyedia layanan internet. Tujuannya untuk melindungi generasi muda dari dampak buruk judi online.
Kasus-kasus kriminal yang terkait dengan judi online, seperti KDRT, penelantaran anak, dan bunuh diri, semakin meningkat. Ini menunjukkan dampak judi online yang luas, tidak hanya finansial, tetapi juga sosial dan psikologis.
Sebuah kasus di Morowali, Sulawesi Tengah, di mana seorang pria membunuh ibunya sendiri untuk bisa bermain judi online, menjadi contoh nyata dampak buruk judi online terhadap kehidupan masyarakat. Permasalahan ini membutuhkan penanganan serius dan komprehensif dari berbagai pihak.
Kesimpulannya, pernyataan Cak Imin yang menyalahkan masyarakat yang kecanduan judi online mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk Susi Pudjiastuti. Permasalahan judi online di Indonesia sangat serius dan memerlukan langkah tegas dan komprehensif dari pemerintah, termasuk pemblokiran aplikasi, penegakan hukum yang ketat, dan peningkatan pengawasan finansial digital. Perlindungan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak, dari dampak buruk judi online juga menjadi prioritas utama.





