Bulan Dzulhijjah 1446 H telah tiba, dimulai pada Rabu, 28 Mei 2025. Bulan ini sangat dimuliakan dalam Islam, termasuk dalam empat bulan haram yang disucikan. Umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi dosa, karena Allah SWT melipatgandakan pahala.
Sepuluh hari pertama Dzulhijjah bahkan lebih utama daripada hari-hari di bulan Ramadhan. Momentum ini sangat istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari kita manfaatkan dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh.
Keutamaan Bulan Dzulhijjah: Waktu Terbaik Mendekatkan Diri kepada Allah
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan luar biasa. Ini adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah.
Allah SWT bersumpah demi sepuluh hari ini dalam Al-Qur’an (QS. Al-Fajr: 1-2): “Demi fajar, dan demi malam yang sepuluh.” Mayoritas ulama tafsir sepakat bahwa “malam yang sepuluh” merujuk pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Rasulullah SAW juga bersabda bahwa tidak ada amal yang lebih dicintai Allah daripada amal yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Bahkan, amal ini lebih utama daripada jihad, kecuali bagi mereka yang berjihad dengan mempertaruhkan jiwa dan harta, namun tak kembali dengan sesuatu pun (HR. Bukhari, no. 969).
Amalan Utama di Bulan Dzulhijjah: Menuju Ridho Ilahi
Bulan Dzulhijjah menawarkan kesempatan emas untuk memperbanyak amal ibadah dan meraih pahala berlimpah. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah
Puasa di sembilan hari pertama Dzulhijjah, terutama pada Hari Arafah (9 Dzulhijjah), sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya (HR. Muslim no. 1162).
Takbir, Tahlil, dan Tahmid
Memperbanyak zikir dengan mengucapkan “Allāhu Akbar” (Allah Maha Besar), “Lā ilāha illallāh” (Tidak ada Tuhan selain Allah), dan “Alḥamdu lillāh” (Segala puji bagi Allah) disunnahkan sejak 1 Dzulhijjah hingga hari Tasyriq (13 Dzulhijjah). Ucapkan setelah salat maupun di waktu lainnya.
Salat dan Membaca Al-Quran
Memperbanyak salat sunnah dan tilawah Al-Qur’an sangat dianjurkan. Pahala setiap amal akan dilipatgandakan di bulan yang mulia ini.
Berkurban di Hari Raya Idul Adha
Berkurban pada 10 Dzulhijjah (Idul Adha) adalah ibadah sunnah muakkad bagi yang mampu. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Kautsar: 2: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.”
Haji dan Umrah
Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima dan puncak ibadah di bulan Dzulhijjah. Bagi yang berkesempatan menunaikannya, ini adalah amal ibadah yang sangat agung.
Memaksimalkan Keutamaan Dzulhijjah: Jalan Menuju Kehidupan yang Lebih Baik
Bulan Dzulhijjah adalah anugerah Allah SWT yang tak ternilai. Mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, dan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW, kita berharap dapat meraih ridho Allah SWT dan kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat. Semoga Allah SWT memberi kita taufik untuk selalu berada di jalan-Nya. Aamiin.





