Ketua Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, menekankan pentingnya mencintai produk UMKM di tengah tantangan ekonomi global.
UMKM sebagai Benteng Ekonomi di Era Perang Dagang
Perang dagang dan gejolak geopolitik saat ini berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Namun, hal ini juga membuka peluang untuk memperkuat ekonomi nasional.
Salah satu solusinya adalah dengan meningkatkan konsumsi produk UMKM dalam negeri. Hal ini diyakini mampu mengurangi ketergantungan pada produk impor.
Membangun Nasionalisme Ekonomi
Membeli produk UMKM merupakan wujud nyata nasionalisme dan kepedulian terhadap perekonomian negara. Ini sejalan dengan Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 yang mengatur kewajiban warga negara.
Mengurangi Konsumsi Produk Impor
Neng Eem, yang juga Ketua Umum APIMSA, mendorong masyarakat untuk mengurangi gaya hidup konsumtif dengan membeli produk-produk bermerek internasional yang mahal.
Produk UMKM, menurutnya, tak kalah kualitasnya dengan produk impor dan tetap mampu memenuhi kebutuhan gaya hidup modern.
Kualitas Produk UMKM yang Tak Kalah Bersaing
Neng Eem menegaskan kualitas produk UMKM Indonesia sudah sangat baik, bahkan layak ekspor.
Dengan demikian, memilih produk UMKM bukanlah menurunkan standar hidup, melainkan bentuk dukungan terhadap perekonomian nasional.
Kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia
Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta unit.
UMKM berkontribusi besar terhadap PDB nasional, yaitu sebesar 61,07% atau setara Rp 8.573,89 triliun.
Selain itu, UMKM menyerap lebih dari 97% total tenaga kerja di Indonesia dan berkontribusi signifikan terhadap investasi.
Pentingnya Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia
UMKM merupakan pilar penting perekonomian Indonesia, menyerap jutaan tenaga kerja dan berkontribusi besar terhadap PDB.
Dengan mendukung UMKM, kita tidak hanya meningkatkan ekonomi nasional, tetapi juga turut serta dalam membangun perekonomian yang lebih kuat dan berdaulat.
Memilih produk lokal berkualitas tinggi seperti produk UMKM adalah langkah strategis untuk menghadapi tantangan ekonomi global dan membangun perekonomian Indonesia yang lebih tangguh. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM.





