Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tunda Operasi Pasca Lebaran, Ini Alasannya
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan penundaan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca Lebaran. Hal ini bukan karena kendala teknis, melainkan perubahan sistem pendanaan.
Perubahan Pola Pendanaan MBG
BGN tengah melakukan perubahan signifikan dalam sistem pendanaan MBG. Semua tagihan MBG telah diselesaikan pada 8-14 April 2025.
Dana Muka untuk Mitra
Perubahan ini berdampak pada mitra program. Mulai 14 April, BGN mengirimkan dana muka untuk 10 hari ke depan kepada mitra dapur melalui yayasan.
Tidak Lagi Menalangi Biaya
Dengan sistem baru ini, mitra tidak perlu lagi mengeluarkan uang modal untuk menalangi program. Dana tersebut cukup untuk operasional 10 hari ke depan.
Mekanisme Pembayaran Baru via Virtual Account
BGN kini menggunakan sistem virtual account (VA) untuk pembayaran MBG. VA ini merupakan rekening bersama antara Satuan Pengelola Pelayanan Gizi (SPPG) dan mitra.
Rekening Bersama SPPG dan Mitra
Setiap SPPG memiliki VA khusus. Hal ini bertujuan untuk transparansi dan akuntabilitas dana.
Verifikasi Kepala SPPG Wajib
Dana di VA hanya dapat dicairkan setelah verifikasi bersama kepala SPPG dan yayasan. Ini memastikan dana digunakan sesuai peruntukan.
Transparansi dan Akuntabilitas
Sistem VA ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dana MBG. Yayasan tidak bisa mengambil dana tanpa verifikasi dari kepala SPPG.
Pemantauan dan Pengawasan yang Lebih Ketat
Dengan sistem ini, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih efisien dan terhindar dari penyalahgunaan dana. Sistem ini juga mempermudah pengawasan.
Program MBG akan kembali beroperasi setelah proses perubahan pola pendanaan selesai. Sistem baru ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan transparansi program.





