Lembaga Sosial Kemasyarakatan Kabar Pasaman (LSKKP), atau A1, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya. Mereka menyalurkan donasi sebesar Rp10 juta untuk meringankan beban keluarga almarhumah Ibu Nurhaida, korban kebakaran di Kampuang Setia Baru, Pasaman. Aksi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Donasi tersebut berhasil dihimpun dari berbagai pihak. Penyerahan dilakukan langsung oleh Sobeng Suradal, SH, MH, Dewan Pembina LSKKP sekaligus Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, kepada ahli waris, Ibu Maysenti.
Donasi yang Berbuah Amal Jariyah
Kejutan mengharukan terjadi setelah penyerahan donasi. Keluarga almarhumah Ibu Nurhaida memutuskan untuk menginfakkan seluruh uang tersebut kepada Masjid Nurul Huda. Masjid ini merupakan tempat almarhumah biasa beribadah.
Pengurus masjid, Bapak Abdijar, menerima donasi tersebut dengan penuh rasa syukur. Dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan masjid yang menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan bagi masyarakat sekitar.
Solidaritas dan Empati di Tengah Musibah
Acara penyerahan donasi berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Di antaranya, Dr. Yong Marzuhaili (Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol & Dewan Penasehat LSKKP), Aulya Mukhtar (Sekretaris Umum LSKKP), Kepala Kampuang Setia Baru, Kepala Jorong Aia Angek, Wali Nagari Tanjung Betung Utara, pengurus masjid, dan warga setempat.
Sobeng Suradal menyampaikan rasa empati dan kekuatan kebersamaan dalam menghadapi musibah. Dr. Yong Marzuhaili menekankan pentingnya merawat solidaritas masyarakat. Aulya Mukhtar menegaskan komitmen LSKKP untuk terus hadir bagi masyarakat.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Kehadiran berbagai tokoh daerah menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi. Semua pihak sepakat bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar materi, tetapi juga bentuk kasih sayang dan dukungan moral.
Pemerintah daerah setempat, diwakili oleh Wali Nagari Tanjung Betung Utara, juga memberikan apresiasi atas tindakan LSKKP dan masyarakat yang peduli. Dukungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan warga dalam menghadapi kesulitan.
Masjid Nurul Huda: Pusat Harapan dan Ibadah
Bapak Abdijar, pengurus Masjid Nurul Huda, mengungkapkan rasa harunya atas infak yang diberikan. Dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan masjid, demi kenyamanan dan kelancaran ibadah jamaah.
Ibu Maysenti, mewakili keluarga almarhumah, juga menyampaikan rasa syukur. Ia percaya bahwa infak ini akan menjadi amal jariyah bagi almarhumah.
Menjadi Contoh Kepedulian Sosial
Kisah ini memberikan inspirasi tentang pentingnya kepedulian sosial. Donasi dari LSKKP dan keikhlasan keluarga almarhumah untuk menginfakkan dana tersebut merupakan teladan bagi kita semua.
LSKKP berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan tidak hanya materiil, tapi juga dukungan moral dan spiritual. Semoga kisah ini menginspirasi lebih banyak orang untuk berbuat kebaikan dan berbagi kasih sayang.
Semoga kisah ini menginspirasi kita semua untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan senantiasa membantu mereka yang membutuhkan. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kunci penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan. Semoga amal baik ini terus mengalir dan memberikan manfaat bagi banyak orang.





