Lewotobi Laki-laki Meletus Dahsyat! Kolom Abu 700 Meter, Waspada!

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi pada Selasa, 17 April 2025 pukul 18.35 WITA.

Erupsi ini menyebabkan kolom abu vulkanik berwarna kelabu dengan ketinggian mencapai 700 meter di atas puncak gunung, atau sekitar 2.284 meter di atas permukaan laut.

Bacaan Lainnya

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Dampaknya

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, menyatakan bahwa abu vulkanik teramati mengarah ke utara dan timur laut.

Sebelum erupsi utama pada pukul 18.35 WITA, gunung api ini telah mengalami dua kali erupsi lebih kecil pada sore hari, yaitu pukul 15.49 WITA dan 17.45 WITA.

Tinggi kolom abu pada kedua erupsi sebelumnya kurang dari 700 meter di atas puncak.

Imbauan kepada Masyarakat Terdampak

Status Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada Level III (Siaga).

Masyarakat dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius enam kilometer dari pusat erupsi.

Penting bagi masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah.

Ancaman Banjir Lahar Hujan

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau mewaspadai potensi banjir lahar hujan.

Banjir lahar hujan berpotensi terjadi jika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur puncak gunung.

Desa-desa yang berpotensi terdampak banjir lahar hujan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Penggunaan Masker dan Pencegahan Penyakit Pernapasan

Masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik disarankan memakai masker atau penutup hidung dan mulut.

Hal ini bertujuan untuk mencegah gangguan pernapasan akibat menghirup abu vulkanik.

Secara keseluruhan, erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki ini menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang perlu diwaspadai. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan pemerintah sangat penting untuk meminimalisir risiko bagi penduduk sekitar. Semoga situasi dapat segera terkendali dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *