Kementerian Agama (Kemenag) memastikan kualitas makanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Strategi yang diterapkan salah satunya adalah mendatangkan bumbu langsung dari Indonesia.
Pastikan Cita Rasa Asli Indonesia Sampai di Tanah Suci
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag, Muchlis Muhammad Hanafi, menjelaskan hal ini dalam Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2025 di Jakarta. Kebutuhan bumbu mencapai 611 ton.
Sebanyak 475 ton bumbu, dalam bentuk bumbu jadi atau pasta, didatangkan langsung dari Indonesia. Langkah ini meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam konsumsi haji.
Dampak Positif bagi Perekonomian Indonesia
Penggunaan bumbu dalam negeri diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Upaya ini sejalan dengan komitmen Kemenag untuk meningkatkan produk dalam negeri di sektor perhajian.
Ribuan Paket Makanan Siap Saji Dikirim ke Arab Saudi
Selain bumbu, Kemenag juga mengirimkan 3 juta paket makanan siap saji dari Indonesia. Totalnya, terdapat 25.821.640 boks makanan untuk 203.320 jemaah haji reguler.
Setiap jemaah akan mendapatkan 127 kali makan selama di Arab Saudi. Rinciannya meliputi 84 kali makan di Makkah, 27 kali di Madinah, dan 16 kali di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (termasuk satu kali snack).
Jadwal Penyajian Makanan
Makanan disajikan dengan jadwal yang terencana. Sarapan paling lambat pukul 09.00, siang pukul 16.00, dan malam pukul 21.00 waktu Saudi.
Kemenag mengimbau jemaah untuk segera mengonsumsi makanan setelah diterima. Hal ini penting untuk menjaga kesegaran dan kebersihan makanan.
Kemudahan Konsumsi Makanan, Terutama di Arafah
Makanan siap saji memudahkan konsumsi jemaah, terutama saat di Arafah. Penyediaan makanan siap saji diharapkan mengurangi kesulitan jemaah saat berada di Arafah.
Kemenag menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang telah dibagikan di Arafah. Hal ini memastikan jemaah tetap terhidrasi dan berenergi selama ibadah haji.
Dengan strategi yang komprehensif ini, Kemenag berupaya memastikan jemaah haji Indonesia mendapatkan makanan yang berkualitas, bergizi, dan sesuai dengan cita rasa Indonesia selama menjalankan ibadah haji. Komitmen ini mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kenyamanan dan kesehatan para jemaah.





