Jakarta Macet Parah! Long Weekend, Tol & Jalan Arteri Lumpuh?

Kemacetan Jakarta Jelang Long Weekend Paskah 2025

Kemacetan Parah di Tol Dalam Kota

Kemacetan panjang terjadi di sejumlah ruas Tol Dalam Kota Jakarta pada Kamis sore, 17 April 2025, jelang libur panjang Paskah. Jasa Marga melaporkan kepadatan tinggi di beberapa titik.

Bacaan Lainnya

Kapuk-Pluit mengalami kepadatan signifikan akibat volume kendaraan yang meningkat. Kemacetan serupa juga terjadi dari Tomang menuju Senayan dan Semanggi menuju Tebet.

Kawasan Grogol-Simpang Pluit juga mengalami kemacetan yang cukup parah. Hal ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan yang melintas di jam pulang kantor.

Dampak Kemacetan Mencapai Pelabuhan Tanjung Priok

Kepala Departemen Marketing and Communication Jasamarga Metropolitan Tollroad, Panji Satria, menyatakan kemacetan di Tol Dalam Kota berdampak pada lalu lintas menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Kemacetan di Tol Dalam Kota dan Tol Sedyatmo, baik menuju bandara maupun Jakarta, masih terjadi hingga sore hari. Hal ini disebabkan oleh kepadatan lalu lintas menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Jalan Arteri Jakarta Juga Terdampak

Berdasarkan aplikasi Google Maps pukul 17.44 WIB, kemacetan juga terlihat di beberapa jalan arteri utama Jakarta. Kawasan Semanggi hingga Pancoran, dan sebaliknya dari Semanggi hingga Slipi, menunjukkan kepadatan tinggi.

Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Wolter Monginsidi juga terpantau mengalami kemacetan. Kemacetan serupa juga terlihat di Jalan Pasar Minggu dari dan menuju Pancoran.

Tingginya volume kendaraan menjelang libur panjang Paskah menjadi penyebab utama kemacetan di berbagai titik di Jakarta. Kondisi ini menunjukkan perlunya antisipasi lebih matang dari pihak berwenang untuk mengelola lalu lintas di masa liburan mendatang. Peningkatan infrastruktur dan strategi manajemen lalu lintas yang efektif perlu dipertimbangkan untuk mengatasi masalah kemacetan yang berulang ini. Koordinasi yang lebih baik antara pengelola jalan tol dan dinas perhubungan juga sangat krusial untuk mengurangi dampaknya bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *