Harga LPG Mei 2025: Subsidi Aman, Non-Subsidi Naik Lagi?

Harga LPG Mei 2025: Subsidi Aman, Non-Subsidi Naik Lagi?
Harga LPG Mei 2025: Subsidi Aman, Non-Subsidi Naik Lagi?

Harga BBM nonsubsidi baru-baru ini turun. Namun, banyak masyarakat bertanya-tanya apakah penurunan ini berdampak pada harga gas LPG. Jawabannya, untuk saat ini, belum ada perubahan harga. Baik LPG subsidi 3 kg maupun nonsubsidi (5,5 kg dan 12 kg) masih tetap dengan harga yang sama seperti beberapa bulan terakhir. Mari kita bahas lebih detail.

Harga LPG Subsidi 3 Kg Tetap Stabil

Di berbagai daerah, termasuk Tangerang Selatan, harga LPG subsidi 3 kg masih mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Di Pangkalan LPG Toko Lagiman, Pamulang, misalnya, harga tetap Rp 19.000 per tabung.

Bacaan Lainnya

Namun, harga di tingkat pengecer atau sub-pangkalan bisa lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh faktor distribusi dan margin keuntungan penjual. Sebagai contoh, di Toko Jejen, harga LPG 3 kg mencapai Rp 22.000 per tabung. Perbedaan harga ini cukup umum terjadi di luar pangkalan resmi.

Harga LPG Non-Subsidi: Tetap di Kisaran Rp 90.000 – Rp 249.000

Harga LPG non-subsidi (5,5 kg dan 12 kg) juga belum berubah sejak penetapan terakhir pada 22 November 2023. Harga bervariasi tergantung wilayah dan sudah termasuk PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

Berikut rincian harga LPG non-subsidi berdasarkan wilayah:

  • Jawa, Bali, dan NTB: LPG 5,5 kg Rp 90.000, LPG 12 kg Rp 192.000.
  • Sumatera dan Sulawesi: LPG 5,5 kg Rp 94.000, LPG 12 kg Rp 194.000.
  • Kalimantan dan Sulawesi Utara: LPG 5,5 kg Rp 97.000, LPG 12 kg Rp 202.000.
  • Kalimantan Utara: LPG 5,5 kg Rp 107.000, LPG 12 kg Rp 229.000.
  • Maluku dan Papua: LPG 5,5 kg Rp 117.000, LPG 12 kg Rp 249.000.

Perlu diingat, harga tersebut berlaku di tingkat agen resmi Pertamina. Harga di tingkat pengecer, terutama di daerah terpencil, cenderung lebih tinggi.

Mengapa Harga LPG Tidak Turun?

Meskipun harga minyak dunia berfluktuasi, harga LPG di Indonesia, terutama yang non-subsidi, belum turun. Beberapa faktor yang menyebabkan hal ini antara lain:

  1. Harga LPG mengikuti mekanisme pasar internasional.
  2. Terdapat biaya distribusi dan PPN.
  3. Belum ada penyesuaian regulasi atau tambahan subsidi.

Pemerintah bahkan tengah mempertimbangkan pembentukan badan pengawas khusus untuk LPG 3 kg agar distribusi lebih tepat sasaran dan mencegah kebocoran ke konsumen yang tidak berhak.

Mengapa Harga LPG Tetap Stabil Meskipun Harga BBM Turun?

Meskipun harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan BP 92 turun, harga LPG – baik subsidi maupun non-subsidi – masih belum berubah. Terdapat perbedaan mekanisme penetapan harga antara BBM dan LPG. BBM lebih sensitif terhadap fluktuasi harga minyak mentah global, sedangkan LPG dipengaruhi oleh faktor lain seperti biaya distribusi dan mekanisme pasar internasional.

Untuk mendapatkan harga LPG 3 kg sesuai HET, masyarakat disarankan untuk membeli di pangkalan resmi. Selalu pantau informasi terkini mengenai harga LPG dan BBM dari sumber terpercaya. Dengan demikian, Anda dapat membuat keputusan pembelian yang tepat dan bijak. Semoga informasi ini bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *