Pemprov DKI Jakarta memberikan kejutan menyenangkan bagi para perempuan di Hari Kartini tahun 2025. Layanan transportasi umum seperti Transjakarta, MRT, dan LRT digratiskan untuk seluruh pengguna perempuan.
Warga Manfaatkan Gratisnya Transportasi Umum
Banyak warga Jakarta antusias memanfaatkan program gratis ini. Salah satunya Nana (66), warga Tangerang Selatan yang mengaku belum pernah naik MRT dan LRT sebelumnya.
Nana sengaja memanfaatkan kesempatan ini untuk mencoba moda transportasi modern tersebut. Ia berangkat pagi dari Pondok Aren dan berkeliling Jakarta tanpa tujuan tertentu, hanya untuk menikmati pengalaman baru.
Pengalaman Pertama Naik MRT dan LRT
“Ini saya mau nyoba-nyoba transum gratis, mau nyoba MRT,” ujar Nana. Ia mengaku mendapat informasi program ini dari anaknya.
Kegembiraan serupa dirasakan Arumi (40) yang memanfaatkan kesempatan ini untuk jalan-jalan sambil menunggu anaknya pulang sekolah.
Kesempatan Hemat Biaya dan Jalan-Jalan
Arumi awalnya terkejut dengan adanya program gratis ini. Ia dan keluarganya pun memanfaatkannya untuk berkeliling Jakarta menggunakan MRT.
Ia berharap program serupa dapat kembali diadakan di tahun depan, atau bahkan di momen-momen spesial lainnya. “Mungkin kalau gini bisa jalan tahun depan lagi,” harapnya.
Dukungan dari Berbagai Kalangan
Tania (25), seorang pekerja, juga merasakan manfaat program ini. Menurutnya, program ini sangat membantu, khususnya bagi pelajar dan pekerja.
Penggratisan transportasi umum ini dinilai sangat membantu mengurangi beban pengeluaran harian. Program ini memberikan kesempatan menikmati fasilitas transportasi umum yang modern dan nyaman.
Harapan untuk Program Berkelanjutan
Program penggratisan transportasi umum ini disambut positif oleh berbagai kalangan masyarakat. Banyak yang berharap program ini dapat berkelanjutan.
Adanya program seperti ini tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi, tetapi juga mempromosikan penggunaan transportasi umum yang ramah lingkungan. Program ini juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat khususnya perempuan. Semoga program serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin pemerintah.





