Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, yang juga Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), menggelar Silaturahmi Budaya IKM dan Halal Bihalal. Acara ini dihadiri pengurus dan anggota IKM se-Indonesia.
Peran IKM sebagai Perekat Perantau Minang
Fadli Zon menekankan peran IKM sebagai wadah pemersatu bagi perantau Minang di seluruh Indonesia. Ia mengutip pepatah “Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung” untuk menggambarkan pentingnya peran IKM dalam beradaptasi dan berkontribusi di lingkungan sekitar.
Kontribusi Minang dalam Sejarah Indonesia
Fadli Zon menyoroti besarnya kontribusi tokoh-tokoh Minang dalam pembentukan Indonesia. Ia menyebutkan tiga dari empat tokoh pendiri Republik (Soekarno, Hatta, Syahrir, dan Tan Malaka) berasal dari Minang, membuktikan nasionalisme yang tinggi dari masyarakat Minang.
Kebangkitan Kementerian Kebudayaan
Fadli Zon mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kebudayaan dengan membentuk Kementerian Kebudayaan secara mandiri. Ini merupakan langkah penting setelah 79 tahun kemerdekaan Indonesia.
Peran OPK dalam Memajukan Kebudayaan
Ia menjelaskan pentingnya memajukan kebudayaan nasional sesuai amanat UUD 1945. Fadli Zon juga menekankan peran Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), termasuk kuliner, dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia.
Pelestarian dan Pengembangan Budaya Minang
Fadli Zon berharap IKM terus berkembang dan budaya Minang tetap menjadi identitas kuat, meliputi adat istiadat, agama, dan kuliner. Kuliner Minang, menurutnya, memiliki potensi besar untuk dikenal di dunia internasional.
Warisan Budaya Takbenda Sumatera Barat
Sumatera Barat memiliki kekayaan warisan budaya takbenda yang melimpah. Sebagai Menbud, Fadli Zon telah meresmikan tiga museum di Sumatera Barat, termasuk Museum Sastra Indonesia, Museum PDRI, dan Museum Tan Malaka.
Rencana Penulisan Sejarah PDRI
Fadli Zon juga mengumumkan rencana penulisan sejarah Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Sejarah PDRI akan diabadikan dalam sebuah buku yang diluncurkan pada Agustus mendatang.
Silaturahmi Budaya IKM dan Halal Bihalal ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan dan melestarikan budaya Minang. Komitmen pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional juga terlihat dari berbagai program dan inisiatif yang telah dan akan dilakukan.





