Dosen ITB Taklukkan Jerman, Raih Doktor & Gemparkan Dunia Riset

Dosen ITB Taklukkan Jerman, Raih Doktor & Gemparkan Dunia Riset
Dosen ITB Taklukkan Jerman, Raih Doktor & Gemparkan Dunia Riset

Dr.rer.nat. Suliskania Nurfitri, S.Si., M.Si., dosen muda berprestasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menjadi inspirasi bagi banyak akademisi. Perjalanannya yang luar biasa, dari anak tenaga kependidikan ITB hingga meraih pendanaan riset internasional, membuktikan bahwa latar belakang bukanlah penghalang menuju kesuksesan. Dedikasi dan kerja kerasnya patut diteladani generasi muda yang bercita-cita berkarier di bidang pendidikan tinggi dan ilmu pengetahuan.

Kisah inspiratif Dr. Suliskania menunjukkan bahwa potensi dan ketekunan bisa mengantarkan seseorang pada prestasi gemilang, bahkan di kancah internasional. Ia berhasil membuktikan hal ini melalui perjalanan akademiknya yang penuh tantangan dan pencapaiannya yang membanggakan di bidang riset.

Bacaan Lainnya

Dari Anak Tendik ITB Menuju Peneliti Internasional

Dr. Suliskania tumbuh di lingkungan kampus ITB. Ayahnya, seorang tenaga kependidikan di Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB, memberikan pengaruh besar dalam menanamkan kecintaan pada pendidikan sejak dini. Hal ini memotivasi Suliskania untuk terus belajar dan berprestasi.

Ia masuk ITB melalui jalur beasiswa minat. Meskipun awalnya ingin masuk Teknik Geologi, Suliskania justru menemukan passion-nya di Program Studi Oseanografi. Pembelajaran berbasis fenomena alam nyata di jurusan ini membuatnya jatuh cinta pada bidang tersebut.

Riset Klorofil-A dan Perubahan Iklim: Mendapatkan Pendanaan dari Jepang

Pada tahun 2025, penelitian Dr. Suliskania tentang klorofil-a dan dampaknya terhadap perubahan iklim mendapatkan pendanaan dari The Asahi Glass Foundation, Jepang. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan menunjukkan kualitas risetnya yang diakui di tingkat internasional.

Penelitian ini dilakukan bersama Saat Mubarrok, Ph.D., menggunakan data CMIP6, model iklim global yang memproyeksikan perubahan hingga tahun 2100. Wilayah laut selatan Jawa menjadi fokus utama penelitian karena karakteristik *upwelling*-nya yang kuat. Tujuan utama penelitian adalah memahami dinamika produktivitas primer laut melalui analisis perubahan klorofil-a. Kolaborasi dengan BRIN dan berbagai peneliti lain juga dilakukan untuk memaksimalkan hasil penelitian.

Perjalanan Menuju Gelar Doktor di Jerman

Setelah menyelesaikan program *fast track* S1-S2 di ITB, Dr. Suliskania melanjutkan pendidikan S3 di Jerman. Ia mempersiapkan diri dengan matang, mulai dari tes IELTS, mencari promotor, menulis proposal, hingga melamar beasiswa DAAD. Upayanya membuahkan hasil, ia berhasil mendapatkan beasiswa dan melanjutkan studi di Universitas Hamburg.

Di bawah bimbingan PD Dr. Thomas Pohlmann, ia menyelesaikan studi doktoralnya pada Desember 2021. Meskipun riset dilakukan dalam bahasa Inggris, ia juga mengikuti kursus bahasa Jerman selama empat bulan di Berlin untuk mempermudah kehidupan sehari-hari. Sejak 2022, ia aktif mengajar di ITB dan membimbing mahasiswa.

Aktivitas Akademik dan Keseimbangan Hidup

Selain mengajar mata kuliah seperti Komputasi Oseanografi, Metode Numerik, dan Pengantar Pemodelan Ekosistem Laut, Dr. Suliskania juga aktif menulis paper dan membangun jaringan kolaborasi riset. Ia mempercayai pentingnya keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi.

Ia menikmati waktu luangnya bersama keluarga, membaca novel, atau menonton film. Meskipun sempat menyesal tidak aktif di banyak unit kegiatan mahasiswa, ia tetap bersyukur atas pengalamannya.

Visi Dr. Suliskania ke depan adalah memperluas kolaborasi, meraih lebih banyak dana riset internasional, dan kelak menjadi guru besar. Ia berharap pendanaan dari Asahi Glass Foundation menjadi langkah awal menuju proyek riset global lainnya.

Pesan pentingnya untuk mahasiswa dan peneliti muda adalah untuk tidak takut memulai riset, sekecil apapun skalanya. Setiap kontribusi, sebagaimana ia tekankan, berharga bagi kemajuan ilmu pengetahuan.

Kisah Dr. Suliskania Nurfitri menginspirasi kita semua. Ia bukan sekadar akademisi sukses, tetapi juga bukti nyata bahwa dengan ketekunan, keberanian, dan kepercayaan diri, mimpi besar bisa diraih siapapun. Perjalanan dan pencapaiannya menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *