Polda Metro Jaya telah menangkap enam pelaku pembakaran mobil polisi di Harjamukti, Depok. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 18 April 2025, pukul 02.30 WIB.
Penangkapan Enam Pelaku Pembakaran Mobil Polisi
Keenam pelaku, terdiri dari lima laki-laki dan satu perempuan, telah ditampilkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Senin, 21 April 2025. Mereka mengenakan baju tahanan, masker, dan tangan terborgol.
Polisi berhasil mengungkap peran masing-masing pelaku dalam insiden tersebut. Informasi detail tentang peran mereka akan dijelaskan lebih lanjut.
Kronologi Pembakaran Mobil Polisi di Depok
Insiden bermula saat anggota Satreskrim Polres Depok datang ke Harjamukti untuk menangkap pelaku perusakan berinisial TS.
Saat hendak meninggalkan lokasi, polisi dihadang sekelompok orang yang menyerang mereka dengan balok kayu dan batu, hingga mengakibatkan beberapa polisi terluka.
Dalam situasi chaos tersebut, para pelaku berhasil menggulingkan dan membakar mobil polisi. Polisi terpaksa menyelamatkan diri dari amukan massa.
Peran Para Pelaku dalam Insiden Pembakaran
Tersangka RS, anggota Satgas GRIB ranting Harjamukti, berperan menghalangi petugas dan memukul Aipda Ariek.
Tersangka GR, juga dari Satgas GRIB ranting Harjamukti, bertanggung jawab membakar mobil Xenia milik polisi.
ASR, seorang karyawan swasta, melawan petugas dan menghalangi upaya polisi untuk mengambil mobil yang tertahan.
LA, sekretaris GRIB ranting Harjamukti, memicu kerusuhan dengan berteriak “bakar… bakar… bakar…”, menghasut massa untuk membakar mobil polisi.
Terakhir, LS, anggota Satgas GRIB ranting Harjamukti, merusak mobil polisi sebelum dibakar.
Motif dan Latar Belakang Pelaku
Meskipun identitas dan peran para pelaku telah diungkap, motif di balik pembakaran mobil polisi masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian berjanji akan menyelidiki secara menyeluruh untuk mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden ini. Proses hukum akan terus berlanjut.
Penangkapan para pelaku menunjukkan komitmen kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Proses hukum akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, memastikan keadilan ditegakkan.





