Ayah Telantarkan Anak di Pasar Kebayoran Lama, Polisi Buru

Ayah Telantarkan Anak di Pasar Kebayoran Lama, Polisi Buru
Sumber: Liputan6.com

Polisi di Jakarta Selatan tengah memburu seorang pria yang diduga sebagai ayah kandung dari MK (7), seorang anak perempuan yang ditemukan dalam keadaan memprihatinkan di Pasar Kebayoran Lama. Kondisi anak tersebut saat ditemukan sangat mengkhawatirkan, sehingga polisi langsung melakukan penyelidikan.

Dugaan penganiayaan terhadap MK muncul setelah polisi melakukan penyelidikan dan menggali keterangan dari korban yang masih dirawat di RSUD Kebayoran Lama. Kondisi fisik MK menunjukkan tanda-tanda kekerasan yang cukup serius.

Bacaan Lainnya

Pencarian Ayah Kandung yang Diduga Pelaku Penganiayaan

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Citra Ayu Civilia, menyatakan bahwa berdasarkan pengakuan MK, ayahnya lah yang melakukan penganiayaan. Upaya pencarian ayah kandung MK terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Polres Jakarta Selatan.

Pencarian dilakukan secara maksimal dengan menggali berbagai informasi dan petunjuk. Hingga saat ini, keberadaan ayah MK masih belum ditemukan.

Kondisi MK dan Perjalanan dari Surabaya

AKP Citra menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa MK di RSUD Kebayoran Lama. MK diketahui baru tiba di Jakarta bersama ayahnya.

Menurut keterangan MK, ia dan ayahnya datang dari Pasar Turi, Surabaya, pada hari Senin dengan menggunakan kereta api. Mereka tiba di Jakarta kurang lebih sehari sebelum MK ditemukan.

MK mengaku tidak mengetahui sama sekali tentang Jakarta. Ayahnya menghilang saat MK tertidur, meninggalkannya dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Seorang petugas keamanan Pasar Kebayoran Lama menemukan MK dalam keadaan lemah dan tergeletak. Anak tersebut tampak kekurangan gizi karena tubuhnya sangat kecil.

Luka-Luka pada Tubuh MK dan Penyelidikan Bareskrim

Pemeriksaan awal terhadap tubuh MK menunjukkan adanya beberapa luka yang diduga akibat kekerasan. Luka-luka tersebut antara lain memar di wajah, luka bakar, dan luka di lengan yang menyebabkan tulang terlihat menonjol.

AKP Citra menambahkan bahwa penyebab pasti luka-luka tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis yang lebih lengkap. Kesimpulan akan ditarik setelah dokter memberikan keterangan resmi.

Bareskrim Polri juga turut serta dalam penyelidikan kasus ini. Mereka ikut mencari keberadaan orang tua korban karena dugaan kekerasan atau penganiayaan yang terjadi. Kemungkinan besar, MK dan ayahnya tinggal di Surabaya sebelum datang ke Jakarta.

Polisi bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menemukan ayah MK dan mengungkap kasus ini. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan kronologi kejadian dan motif di balik penganiayaan tersebut. Semoga MK dapat segera mendapatkan perawatan dan perlindungan yang dibutuhkan.

Kasus ini menyoroti pentingnya perlindungan anak dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga. Semoga kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap anak-anak dan mencegah terjadinya kekerasan.

Kondisi MK yang memprihatinkan, menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya dan segera melaporkan jika melihat adanya indikasi kekerasan terhadap anak. Kepolisian mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang dapat membantu mengungkap kasus ini dan membawa pelaku ke pengadilan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *