Aksi Emak-emak Kebaya Hari Kartini: Demo Gedung Sarinah!

Emak-emak Gelar Aksi di Depan Gedung Sarinah, Peringati Hari Kartini dengan Tuntutan Sosial

Sejumlah ibu-ibu menggelar aksi damai di depan Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025). Mereka mengenakan kebaya, memperingati Hari Kartini.

Bacaan Lainnya

Aksi Damai di Hari Kartini

Aksi ini dilakukan sekitar pukul 16.40 WIB. Para ibu-ibu berjalan kaki sambil berorasi dari sisi barat menuju timur Gedung Sarinah. Mereka mengenakan berbagai jenis kebaya.

Spanduk Tuntutan

Para peserta aksi membawa spanduk dengan berbagai tuntutan. Salah satunya bertuliskan “Usir Oligarki dari Bumi Pertiwi”.

Orasi di Depan Gedung Sarinah

Spanduk lain bertuliskan “Kembalikan Tanah Rakyat yang Dicuri Oligarki PIK 2”. Satu per satu ibu-ibu tersebut berorasi di depan gedung Sarinah.

Perjalanan Panjang Menuju Gedung Sarinah

Mereka diketahui telah berjalan kaki dari Hotel Pullman hingga ke Gedung Sarinah. Salah satu orator menyuarakan keprihatinan atas ketidakadilan sosial dan kekerasan yang dialami berbagai kelompok masyarakat.

Isi Tuntutan Aksi Emak-emak

Para peserta aksi menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kondisi sosial politik Indonesia. Mereka menilai masih banyak ketidakadilan yang perlu diperjuangkan.

Suasana Aksi

Suasana aksi berlangsung tertib dan damai. Para peserta aksi terlihat antusias menyampaikan aspirasi mereka.

Pernyataan Salah Satu Peserta Aksi

Rena, salah satu peserta aksi, menjelaskan aksi ini sebagai bentuk peringatan Hari Kartini. Mereka merupakan relawan perempuan yang ingin menyuarakan isi hati kaum perempuan Indonesia.

Tujuan Aksi dan Harapan ke Depan

Rena menambahkan bahwa aksi ini bukan untuk mengajukan tuntutan spesifik. Mereka hanya ingin menyuarakan keresahan dan memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.

Tidak Ada Tuntutan Tertentu

Meskipun tidak ada tuntutan tertulis, aksi ini menjadi refleksi atas kondisi sosial politik Indonesia. Para emak-emak berharap agar pemerintah lebih memperhatikan aspirasi rakyat.

Para ibu-ibu berharap suara mereka didengar pemerintah. Aksi ini menjadi bukti semangat perempuan Indonesia dalam memperjuangkan keadilan dan perubahan sosial. Peringatan Hari Kartini kali ini menjadi momentum penting bagi para perempuan untuk menyuarakan aspirasinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *