356 Sekolah Rakyat Baru? Kemensos Terima Usulan Lokasi!

Pemerintah gencar membangun Sekolah Rakyat, sebuah program untuk mengatasi kemiskinan ekstrem melalui pendidikan. Program ini mendapat dukungan penuh dari berbagai kementerian.

Legalitas Lahan: Kunci Sukses Sekolah Rakyat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menekankan pentingnya legalitas lahan dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Hal ini disampaikan dalam sosialisasi daring program tersebut di Kementerian Dalam Negeri, Senin (21/4/2025).

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, sudah ada 356 usulan lokasi Sekolah Rakyat dari berbagai daerah. Kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah.

Prioritas diberikan pada lokasi yang sudah memiliki bangunan, sehingga renovasi saja sudah cukup. Sebaliknya, lahan yang masih bersengketa akan ditolak.

Dukungan Kemendagri

Kemendagri secara penuh mendukung Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menjalankan program Sekolah Rakyat. Ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Presiden menugaskan Mensos sebagai pemimpin program ini. Kemendagri dan instansi lain berperan mendukung langkah-langkah Kemensos.

Sekolah Rakyat: Strategi Nasional Pengentasan Kemiskinan

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan Sekolah Rakyat sebagai strategi nasional pengentasan kemiskinan. Program ini merupakan kolaborasi antar kementerian dan lembaga.

Gagasan ini berasal dari Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan memuliakan kaum miskin dan mendorong kontribusi mereka untuk Indonesia Emas 2045. Sekolah ini menargetkan anak-anak dari keluarga miskin.

Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin di kelompok desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN). Sekolah ini menerapkan sistem berasrama dengan kurikulum formal dan pendidikan karakter.

Target dan Fasilitas Sekolah Rakyat

Kemensos menargetkan pembangunan 200 titik Sekolah Rakyat pada tahun ini. Sebanyak 53 titik akan direvitalisasi dan digunakan pada tahun ajaran 2025/2026.

Sisanya masih dalam proses survei dan telaah oleh Satuan Tugas Sekolah Rakyat. Kemensos menggandeng Kemendikbudristek dan Kemenpan RB untuk penyediaan tenaga pengajar.

Fasilitas Sekolah Rakyat meliputi ruang kelas, asrama, perumahan guru, lapangan olahraga, dan rumah ibadah. Dukungan pemerintah daerah sangat diapresiasi.

Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas 2045

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi untuk memutus kemiskinan ekstrem. Program ini juga merupakan investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungannya. Ia berharap semua target pembangunan Sekolah Rakyat dapat terlaksana.

Dengan komitmen semua pihak, Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045. Kolaborasi antar kementerian dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *